Sering Difitnah, Ustaz Adi Hidayat Tidak akan Maafkan 2 Orang Ini

Terhadap dua golongan orang itu, Ustaz Adi Hidayat menyerahkan hisab nya kepada Allah SWT.

Penulis: Wakos Reza Gautama | Editor: wakos reza gautama
YouTube Adi Hidayat Official
Ustaz Adi Hidayat 

Terhadap dua golongan orang itu, Ustaz Adi Hidayat menyerahkan hisab nya kepada Allah SWT. 

Disebut Pelaku Bidah

Golongan pertama, adalah orang yang menyebutnya pelaku bidah. 

"Itu saya serahkan hisabnya kepada Allah kalau dia tidak bertaubat karena itu berat di hadapan Allah," kata Ustaz Adi Hidayat.

Menurutnya, pelaku bidah tidak akan berjumpa dengan Rasulullah SAW sementara dirinya sudah pernah mimpi bertemu Rasulullah SAW. 

"Saya mimpi sudah ketemu Rasulullah. Lalu anda menyebut saya pelaku bidah. Bagaimana cara saya bertemu Rasulullah SAW? Tapi saya masih menahan. Kalau anda masih bertaubat. Selesai urusan saya tapi kalau tidak saya serahkan urusannya sama Allah saya ga mau bilang apa-apa," ujar Ustaz Adi Hidayat.

Golongan kedua orang yang tidak dimaafkan Ustaz Adi Hidayat, adalah orang yang menghalangi orang lain untuk mengikuti pengajian dirinya. 

"Kedua, orang yang menghambat orang yang ingin memperbaiki diri belajar dengan saya karena kata-kata atau kalimat-kalimat informasi yang tidak pantas. Saya serahkan hisabnya kepada Allah," ucap dia.

"Yang lainnya semua saya maafkan. Yang dua, saya ga bisa berkata apa-apa sebelum dia bertaubat dan menyelesaikan urusannya sendiri," sambung Ustaz Adi Hidayat

Menurut Ustaz Adi Hidayat berat bagi dirinya memaafkan orang seperti itu karena sudah termasuk pelaku zalim.

Ustaz Adi Hidayat lalu membacakan surat Al Baqarah ayat 114. 

Di dalam ayat itu, kata Ustaz Adi Hidayat, disebut Allah orang paling zalim di muka bumi yang menghambat orang lain untuk mendapatkan zikir di masjid.

"Di antara zikir itu belajar. Jadi ada orang menghambat tapi tidak tahu hakikat sebenarnya, Allah menyebut mahluk itu paling zalim lantas bagaimana saya bersikap? Saya ga tahu," terusnya. 

"Jangan cari masalah yang seharusnya tidak dilakukan. Yang lain saya maafkan," ucap Ustaz Adi Hidayat.

"Yang dua tadi saya serahkan urusan sama Allah. Yang sebut saya bidah. atau yang menghambat orang lain untuk mengaji tanpa alasan yang jelas sehingga orang itu tidak mendapatkan kebenaran," tegasnya.

Halaman
123
Sumber: Tribun Lampung
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved