Mobil Honda Brio Terbang Tewaskan Pemotor
"Diduga pengemudi mobil tersebut mengemudikan kendaraannya dengan kecepatan tinggi dan hilang kendali," tambahnya.
TRIBUNLAMPUNG.CO.ID - Kecelakaan lalu lintas yang merenggut satu korban jiwa terjadi di Jalan Cemara, Kecamatan Medan Timur, Kota Medan, Kamis (19/3/2020).
Laka maut itu melibatkan mobil Honda Brio BK-1637-ES versus sepeda motor bernopol BK-6513-UQ.
Kanit Laka Satlantas Polrestabes Medan AKP Prio Achmad Prihatin menyampaikan seorang lelaki meninggal dunia dalam insiden kecelakaan lalu lintas (lakalantas) tersebut.
Lebih detail, AKP Prio Achmad Prihatin menyebutkan identitas korban bernama Wagimin (65), seorang karyawan swasta yang berdomisili di Dusun X Komplek, Lapangan Sampali, Kecamatan Percutseituan, Kabupaten Deliserdang.
"Kecelakaan ini tepatnya terjadi di putaran depan PT Indra Angkola," lanjutnya.
Kecelakaan lalu lintas, sambung dia, melibatkan mobil dengan sepeda motor.
Mobil Honda Brio BK-1637-ES melintas di Jalan Cemara, Kecamatan Medan Timur dari arah Barat ke Timur arah Komplek Cemara Asri.
• Petani di Tanggamus Ditemukan Membusuk di Gubuknya, Polisi: Diduga Sudah 5 Hari Tewas
• Warga Vila Citra yang Tewas Membusuk di Kamar Disebut Punya Riwayat Penyakit Jantung
• Ditemukan Membusuk di Lantai 3, Diduga Warga Vila Citra Tewas karena Tenggak Miras
Sedangkan sepeda motor BK-6513-UQ melintas di Jl Cemara dari arah Timur ke Barat.
“Artinya mereka berlawanan arah," ujar AKP Prio.
"Diduga pengemudi mobil tersebut mengemudikan kendaraannya dengan kecepatan tinggi dan hilang kendali," tambahnya.
"Mobil tersebut terbang setelah menabrak sesuatu di ujung jalan, yang menyebabkan berbalik arah dan menabrak sepeda motor tersebut," lanjutnya.
Setelah dijelaskannya terjadinya kecelakaan tersebut, AKP Prio Achmad juga menambahkan kondisi korban.
"Korban mengalami luka dan meninggal dunia pascakejadian di lokasi atau TKP," terangnya.
Kejadian ini termaktub dalam Laporan Polisi, LP/ 0201 /337/ III /2020.
"Sebagai barang bukti untuk melakukan penyelidikan kita mengamankan barang bukti, " tambahnya.
Pengemudi mobil tersebut adalah Amalia Jasmine (23), seorang pegawai swasta yang berdomisili di Jalan Stella, Kelurahan Simpang Selayang, Kecamatan Medan Tuntungan.
"Petugas sudah mendatangi TKP, mengamankan barang bukti, mencatat identitas saksi-saksi, olah TKP, mencatat identitas korban dan membawa ke RSU Pringadi untuk visum," pungkasnya.
Laka di Tarutung
Di tempat berbeda, kecelakaan terjadi Tapanuli Utara.
Dua orang warga Taput, Ana Melva Rapita Hutauruk (46) dan Pinondang Hutauruk (75) kritis dan sedang dirawat di RSUD Tarutung, Kamis (19/3/2020).
Kapolres Taput AKBP Horas Marasi Silaen melalui Kasubbag Humas Aiptu Walpon Baringbing mengatakan keduanya menjadi korban, diduga akibat kelalaian Sutoyo Kosasih (32) yang mengemudikan mini bus.
"Keduanya ditabrak saat jalan kaki oleh kendaraan mini bus yang dikemudikan Sutoyo Kokasi,"terang Walpon.
Kecelakaan ini terjadi kata Walpon diduga kendaraan melaju dengan kecepatan tinggi, sehingga menabrak pejalan kaki hingga menyeruduk tembok sungai.
Ada pun jenis mini bus yang menyeduk kedua korban adalah Suzuki Ertiga dengan nomor polisi BK 1197 ZW yang dikemudikan Sutoyo kosasih warga Jalan Mayang Nomor 11-B RT 0/0 Skip Kota Medan.
Kecelakaan tersebut terjadi Rabu (18/03/2020) Pukul 16.00 WIB di Jalan Umum Tarutung-Balige Km 03-04 tepat di Desa Hutauruk Kecamatan Sipoholon Taput.
Peristiwa tersebut terjadi, saat mobil suzuki ertiga datang dari arah Tarutung menuju Siborongborong dan tepat di tempat kejadian, mobil ini memotong mobil yang ada di depannya.
"Setelah memotong, mobil tersebut oleng ke kiri searah tujuannya sehingga pengemudinya tidak dapat mengendalikan mobil. Lalu menabrak dua orang pejalan kaki yang berada dipinggir jalan,"ujar Walpon menceritakan.
Bahkan tak hanya menabrak keduanya, selanjutnya mobil tersebut menabrak dinding tembok Sungai Sigeaon.
Akibat dari kecelakaan tersebut korban Ana Melva Rapita Hutauruk mengalami patah kaki sebelah kanan dan sakit di bagian dada.
Sedangkan korban Pinondang Hutauruk mengalami patah kaki sebelah kanan dan luka di kening.
Selain kedua pejalan kaki yang menjadi korban, satu orang penumpang mini bus Sofyan (42) Warga Jalan Persatuan Komplek Karya City mengalami luka robek pada kepala, juga sakit pada lengan kanan.
"Saat ini ketiga korban masih di rawat di Rumah Sakit Umum Tarutung. Unit Laka Lantas Polres Taput sudah melakukan oleh TKP dan mengamankan mobil sebagai barang bukti serta supir mini bus itu untuk kepentingan proses penyelidikan dan penyidikan,"sebut Walpon.
(cr3/jun/tri bun-medan.com)
Artikel ini telah tayang di Tribun Medan
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/mobil-honda-brio-terbang-tewaskan-pemotor.jpg)