CPNS 2020
560 Peserta CPNS Bandar Lampung Melaju ke Tes SKB
560 dari 2.530 peserta SKD calon pegawai negeri sipil (CPNS) formasi tahun 2019 Bandar Lampung melanjutkan ke tes seleksi kompetensi bidang.
Penulis: sulis setia markhamah | Editor: Reny Fitriani
TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Sebanyak 560 dari 2.530 peserta seleksi kompetensi dasar (SKD) calon pegawai negeri sipil (CPNS) formasi tahun 2019 Bandar Lampung melanjutkan ke tes seleksi kompetensi bidang (SKB).
Kepala Badan Kepegawaian Daerah Bandar Lampung Wakhidi melalui Kabid Pengadaan, Pembinaan, dan Pemberhentian Eni Dhartati menerangkan, jumlah peserta lolos SKD ini akan melanjutkan ke tes SKD dengan waktu tes yang belum bisa dipastikan.
"Terkait jadwal pelaksanaan tes SKB akan diberitahukan kemudian, siap-siap pantau link Pemkot Bandar Lampung dan BKD Bandar Lampung. Kita juga sampai saat ini masih menunggu kepastiannya," terangnya kepada Tribunlampung.co.id, Senin (23/3/2020).
Peserta lolos SKD ini menurutnya bakal bersaing memperebutkan 358 formasi untuk tenaga pendidikan dan tenaga kesehatan.
Namun Eni tidak memungkiri jika sebaran peserta yang lolos SKD memang tidaklah merata.
• Pengumuman SKD CPNS Bandar Lampung Sudah Bisa Diakses, Banyak Formasi Dokter Spesialis Nihil
• Kuota SKB CPNS Tanggamus 563 Pelamar
• Gadis Cantik di Pringsewu Tipu Karwayan Hotel, Modus Pinjam Motor Lalu Bawa Kabur Bersama Kekasih
• Ada Wabah Corona, Bandara Radin Inten II Tetap Beroperasi
Tidak sedikit formasi yang nilai pesertanya tidak ada yang memenuhi nilai ambang batas atau passinggrade dan ada juga peserta passinggrade banyak terkumpul dalam satu formasi.
Namun dirinya belum tahu kebijakan ke depan seperti apa agar formasi umum yang pelamarnya TL semua tersebut tidak kosong dan tetap terisi.
"Kita belum tahu itu (kebijakannya ke depan). Untuk sementara ya seperti itu TL. Nanti kita lihat lagi ketentuannya seperti apa," paparnya.
Eni menerangkan, jika melihat Permenpan 23 tahun 2019 mengenai penentuan formasi belum terpenuhi, dapat dilihat pada huruf L angka 2 point D.
Dimana bunyinya 'Dalam hal kebutuhan formasi umum belum terpenuhi, dapat diisi dari peserta yang mendaftar pada formasi khusus pada jabatan, kualifikasi pendidikan, dan unit penempatan/ lokasi formasi yang sama serta memenuhi nilai ambang batas atau passing grade SKD formasi umum dan berperingkat terbaik'.
Pengumuman SKD CPNS Bandar Lampung Sudah Bisa Diakses
Pengumuman hasil seleksi kompetensi dasar (SKD) calon pegawai negeri sipil (CPNS) formasi tahun 2019 untuk Bandar Lampung sudah bisa diakses.
Pengumuman bisa dicek melalui laman https://bandarlampungkota.go.id/new/pengumuman-10472-PENGUMUMAN-HASIL-SKD-CPNS-KOTA-BANDAR-LAMPUNG-TAHUN-2019.html dan https://web.bkdkotabandarlampung.id.
Kepala Badan Kepegawaian Daerah Bandar Lampung Wakhidi menuturkan, pengumuman hasil SKD dengan nomor 800/908/IV.04/2020 memang baru diunggah hari ini.
"Untuk mengakses pengumuman, silakan kunjungi website bandarlampungkota.go.id atau website bkdkotabandarlampung.id," jelas Wakhidi kepada Tribunlampung.co.id melalui sambungan telepon, Senin (23/3/2020).
Pantauan Tribunlampung.co.id dari pengumuman CPNS, ada beberapa formasi yang nihil pelamar.
Seperti formasi umum untuk dokter spesialis THT, dokter spesialis radiologi, dokter spesialis bedah paru, dokter spesialis mata, dokter spesialis kulit dan kelamin, dokter spesialis bedah mulut, dan dokter spesialis gizi klinik.
Semuanya untuk penempatan di RSUD A Dadi Tjokrodipo, Bandar Lampung.
Tujuh formasi umum untuk dokter spesialis tersebut tidak terisi untuk memenuhi kebutuhan di rumah sakit milik Pemerintah Kota Bandar Lampung itu.
Menyikapi ini, Wakhidi membeberkan bahwa kesulitan mendapatkan dokter spesialis tidak hanya dialami Pemkot Bandar Lampung, namun juga pemerintah daerah lainnya.
"Dokter spesialis ini bukan hanya Bandar Lampung yang banyak kosong pelamar, rata-rata di tempat lain juga sama," ungkapnya.
Ditanya apakah Pemkot Bandar Lampung akan mengusulkan kembali formasi dokter spesialis pada rekrutmen CPNS selanjutnya, Wakhidi membenarkannya.
"Ya mungkin kita usulkan kembali, kan kita memang perlukan," ujar Wakhidi.
Namun, kata Wakhidi, bukan berarti RSUD A Dadi Tjokrodipo tidak memiliki semua dokter spesialis seperti yang ada dalam formasi umum tersebut.
"Kondisinya memang sudah ada. Tapi ada juga yang memang nggak ada sama sekali di RSUD A Dadi," terangnya.
Namun lebih banyak yang tidak ada, seperti dokter spesialis THT, dokter spesialis radiologi, dokter spesialis bedah paru, dokter spesialis mata, dokter spesialis kulit dan kelamin, serta dokter spesialis bedah mulut.
Terkait pelaksanaan SKB, Wakhidi menyatakan belum bisa dipastikan mengingat belum ada informasi dari Panselnas.
"Nunggu dari Panselnas, dan akan diumumkan lewat website resmi Pemkot Bandar Lampung dan BKD Bandar Lampung," tandasnya.
Total peserta tes CPNS Bandar Lampung sebanyak 2.530 pelamar.
Mereka bersaing ketat memperebutkan 358 formasi untuk tenaga pendidikan dan tenaga kesehatan.
Selain formasi yang nihil pelamar, tak sedikit pula formasi terisi namun tidak ada pelamar yang memenuhi passing grade.
Contohnya formasi umum guru sekolah dasar yang melamar di SDN 1 Rajabasa.
Dari 8 pelamar, tidak ada satu pun yang memenuhi passing grade.
Hal sama terjadi di formasi umum guru sekolah dasar yang melamar di SDN 1 dan SDN 3 Sumberejo Kemiling, SDN 1 Kaliawi, SDN 1 dan SDN 4 Sawah Brebes, dan SDN 1 Batu Putu.
Ada pula formasi penyandang disabilitas guru bahasa Indonesia yang hanya ada satu pelamar, tetapi nilainya tidak memenuhi ambang batas.
Bahkan formasi disabilitas guru sekolah dasar di SDN 1 Palapa nihil pelamar.
Formasi disabilitas tenaga kesehatan yang kosong pelamar sejak awal yakni dokter umum dan apoteker. (Tribunlampung.co.id/Sulis Setia M)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/pengumuman-skd-cpns-2020-tunggu-validasi.jpg)