Tribun Pringsewu

DPRD Minta Pemkab Anggarkan Dana dan Beri Peralatan Fasilitas Medis

Suherman mengaku akan mengkoordinasikan dengan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) supaya dapat memberikan anggaran untuk penanganan virus corona.

DPRD Minta Pemkab Anggarkan Dana dan Beri Peralatan Fasilitas Medis
Tribunlampung.co.id/R Didik Budiawan C
Ketua DPRD Pringsewu Suherman. DPRD Minta Pemkab Anggarkan Dana dan Beri Peralatan Fasilitas Medis. 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, PRINGSEWU - Ketua DPRD Pringsewu Suherman mengatakan dengan kondisi pendemik virus corona seperti saat ini tidak ada yang utama selain memberikan fasilitas kepada tenaga medis.

Sebab, tambah dia, mereka lah yang menjadi garda terdepan dalam menanggulangi virus corona.

Suherman mengaku akan mengkoordinasikan dengan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) supaya dapat memberikan anggaran untuk penanganan virus corona.

"Kami juga mendesak kepada pemerintah pusat supaya alat-alat untuk mendukung kegiatan penanganan corona bisa diadakan di daerah-daerah," tukasnya.

Gadis Cantik di Pringsewu Tipu Karwayan Hotel, Modus Pinjam Motor Lalu Bawa Kabur Bersama Kekasih

Diskes Pringsewu Ajukan Anggaran Penanganan Corona

Sempat Diisolasi RSUD Pringsewu Diduga Corona, Pasien Kini Diperbolehkan Pulang

2 Warga Pringsewu Meninggal Dunia karena DBD, Kadiskes: Sampai Akhir Februari 565 Kasus

Mengingat, petugas yang berada di tingkat daerah itu harus mendapat suplei peralatan dari pusat. Karena di daerah tidak ada yang memproduksi alat-alat tersebut.

Suherman juga mengimbau kepada masyarakat untuk tidak keluar rumah terlebih dahulu, apa bila tidak ada kepentingan yang mendesak.

Apa lagi, tambah dia, mengunjungi tempat-tempat keramaian seperti mall dan caffe.

Dia juga meminta untuk menunda terlebih dahulu kegiatan yang sifatnya mengumpulkan orang banyak. Seperti hajatan.

Menurutnya, kegiatan itu dapat menimbulkan dampak luar biasa dalam penyebaran virus corona. Karena kegiatan itu berpotensi mendatangkan orang bukan hanya dari wilayah situ, melainkan juga wilayah lain dan kota lain.

Kalaupun sudah terlanjur menyebar undangan, dia memohon supaya tidak kontak fisik terlebih dahulu seperti bersalaman dan menjaga jarak minimal 1 meter.

"Untuk sementara, bukan karena untuk apa-apa, tetapi menjaga semua kesehatan di Kabupaten Pringsewu," ungkapnya. (Tribunlampung.co.id/R Didik Budiawan C)

Penulis: Robertus Didik Budiawan Cahyono
Editor: Noval Andriansyah
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved