Video Berita

VIDEO Cuka Bisa Dipakai Jadi Alternatif Disinfektan, Begini Cara Membuatnya

Video Berita Cuka yang umum ditemui di dapur-dapur rumah tangga rupanya dapat dimanfaatkan menjadi disinfektan untuk menjaga kebersihan demi mencegah

Penulis: Gusti Amalia | Editor: Heribertus Sulis

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID - Video Berita Cuka yang umum ditemui di dapur-dapur rumah tangga rupanya dapat dimanfaatkan menjadi disinfektan untuk menjaga kebersihan demi mencegah penyebaran virus corona.

Ketua Umum Himpunan Ahli Kesehatan Lingkungan Indonesia Arif Sumantri mengatakan, cuka mempunyai kandungan asam asetat sehingga mampu menghambat pertumbuhan mikroorganisme termasuk virus.

" Disinfektan yang alternatif banyak sebetulnya, tapi salah satu yang diinformasikan adalah bagaimana cuka yang biasanya digunakan untuk pempek. Cuka yang biasanya digunakan untuk asam itu bisa dipakai untuk disinfektan," kata Arif di Gedung BNPB, Sabtu (21/3/2020).

Arif pun membeberkan cara membuat disinfektan menggunakan cuka.

VIDEO Salesman Mobil di Bandar Lampung Tipu Korbannya hingga Miliaran, Modusnya Subsidi Angsuran

VIDEO Jumlah Pasien Terinfeksi Covid-19 Menjadi 514 Orang, 29 Sembuh, 48 Meninggal

Pengumuman Hasil Tes SKD CPNS 2019 untuk Pemerintah Kabupaten Lampung Tengah

Pengumuman Hasil Tes SKD CPNS 2019 untuk Pemerintah Kabupaten Lampung Utara

Arif menyebutkan, bahan yang dibutuhkan hanyalah setengah gelas cuka putih, setengah gelas air, serta 12-24 tetes minyak esensial.

"Minyak esensial seperti kayu manis kemudian cengkeh, kayu putih, jeruk nipis. maka ini akan menjadi sebuah disinfektan yaitu antiseptik," ujar Arif.

Cara membuatnya cukup mudah. Setengah gelas cuka tersebut cukup dicampur dengan setengah gelas air dan ditambah 12-24 tetesan minyak esensial tersebut.

Setelah itu, tiga bahan tersebut tinggal dikocok di dalam wadah sprayer atau penyemprotnya. Arif mengingatkan agar wadah itu diberi label nama dan disimpan di tempat yang aman.

"Bagaimana cara menggunakannya? Sebelum menyemprotkan ke media obyek maka dilakukan yaitu suatu pembersihan, cleaning, agar media yang akan didesinfeksi itu akan benar-benar bersih dari debu," kata Arif.

Setelah disemprot, Arif menambahkan, area yang baru disemprot disinfektan kemudian harus dilap menggunakan lap berbahan mikrofiber.

Menurut Arif, disinfektan yang memanfaatkan cuka itu dapat menjadi alternatif dalam upaya mencegah penyebaran virus Corona bila tidak sempat atau tidak mampu mendatangkan petugas penyemprot disinfektan.

"Inilah bentuk disinfektan yang alami, yang menjadi alternatif di konsisi seperti ini ketika disinfeksi menjadi sebuah harga yang mahal, dsinfeksi menjadi sebuah kelangkaan, tapi tidak ada hal yang menjadi halangan karena ada solusi di tengah kesulitan," kata Arif.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com

Videografer Tribunlampung/Gusti Amalia

Sumber: Kompas.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved