Nekat Nongkrong di Kafe Bisa Dikenai Kurungan 10 Minggu

Sanksi tegas akan diberikan kepada siapa pun yang tidak mengindahkan imbauan polisi terkait larangan berkumpul di tempat keramaian.

Tribunlampung.co.id/Hanif Mustafa
Kabid Humas Polda Lampung Kombes Pol Zahwani Pandra Arsyad. 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Sanksi tegas akan diberikan kepada siapa pun yang tidak mengindahkan imbauan polisi terkait larangan berkumpul di tempat keramaian.

Tak terkecuali para pemuda yang biasa nongkrong di kafe.

Bagi yang melanggar bisa dikenai hukuman kurungan selama 10 minggu.

Hukuman ini mulai ditegakkan selama pencegahan penyebaran virus corona (Covid 19).

Sisihkan Setengah Gajinya Sepekan, Lionel Messi Donasi Rp 17,7 Miliar untuk Perangi Virus Corona

Cara Unik Lurah Kupang Teba Cegah Penyebaran Virus Corona, Jalan Kaki dari Gang ke Gang

Satpam Pergoki Aksi Pencabulan Siswi SMK di Pringsewu

Pengemudi Honda CR-V Disebut Bawa Uang Ratusan Jutaan, Ketua RT: Itu Bohong

Kabid Humas Polda Lampung Kombes Pol Zahwani Pandra mengatakan, berdasarkan maklumat Kapolri Jenderal Idham Azis, pihaknya mengimbau masyarakat tidak melakukan kegiatan yang bersifat mengumpulkan orang.

"Walaupun hanya nongkrong di kafe bisa jadi penyebaran Covid-19," ungkap Pandra, Rabu (25/3/2020).

Pandra mengaku pihaknya telah melakukan sosialisasi kapada para pemilik kafe dan tempat hiburan agar bekerja sama ikut mencegah penyebaran virus corona.

"Ini adalah komitmen kita bersama, baik pemangku kepentingan bersama masyarakat Lampung dalam mencegah dan menangkal pandemi Covid-19," ujar Pandra.

"Apabila masyarakat menolak atau melawan aparat, kami akan menindak tegas sesuai pasal 212, 216 dan 218 KUHP yang bisa diterapkan bagi masyarakat yang tetap berkumpul di suatu tempat," terangnya.

Pasal 218 KUHP menyebutkan, barang siapa pada waktu rakyat datang berkerumun dengan sengaja tidak segera pergi setelah diperintah tiga kali oleh atau atas nama penguasa yang berwenang, maka bisa dipidana penjara paling lama empat bulan dua minggu atau pidana denda paling banyak sembilan ribu rupiah.

"Sekalipun itu berkerumun di kafe, dan apabila melawan saat akan dibubarkan akan dikenai pidana penjara paling lama satu tahun empat bulan atau pidana denda paling banyak empat ribu lima ratus rupiah sebagaimana tertuang dalam pasal 212 KUHP," tandasnya. (Tribunlampung.co.id/Hanif Mustafa)

Penulis: hanif mustafa
Editor: Daniel Tri Hardanto
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved