Video Berita
VIDEO Jubir Presiden Langsung Tepuk Tangan saat Dengar Ucapan Dokter Tirta soal Ini di ILC
Wabah Virus Corona telah memberikan dampak yang besar terhadap penghasilan para pekerja yang mendapat upah harian, misalnya ojek online (ojol).
Penulis: Bambang Irawan | Editor: Daniel Tri Hardanto
TRIBUNLAMPUNG.CO.ID - Wabah virus corona telah memberikan dampak yang besar terhadap penghasilan para pekerja yang mendapat upah harian, misalnya ojek online (ojol).
Hal itu menjadi keprihatinan bagi influencer sekaligus relawan kemanusiaan, Dokter Tirta Mandiri Hudhi.
Dilansir TribunWow.com, Dokter Tirta lantas mengajak seluruh masyarakat Indonesia berbuat kebaikan di tengah wabah Corona.
Yakni, dengan memberi makan para ojol yang mungkin saja penghasilannya menurun setelah wabah ini muncul.
Juru Bicara Presiden Fadjroel Rachman tepuk tangan mendengar ucapan influencer sekaligus relawan kemanusiaan, Dokter Tirta Mandiri Hudhi di acara Indonesia Lawyers Club, Selasa (24/3/2020). (YouTube Indonesia Lawyers Club)
• VIDEO Jenazah PDP Corona Nekat Dibawa Pulang Keluarga, Plastik Pembungkus Jasad Dibuka
• VIDEO Vega Darwanti Pamer Berjemur, Potret Rumahnya Malah Bikin Gagal Fokus
• VIDEO Pemuda di Pringsewu Cabuli Siswi di Teras Sekolah
• VIDEO Pembeli Masker di Malaysia Kena Tipu Oknum, Saat Boks Dibuka Ternyata Isinya Kardus
Hal itu disampaikan Dokter Tirta melalui tayangan Indonesia Lawyers Club (ILC), Rabu (25/3/2020).
"Yang pertama, peran saya di sini itu peran dokter ada ganda ya, satu agen preventif, yang kedua adalah agen kuratif," ucap Dokter Tirta.
Meskipun dokter kini bertugas menangani pasien Corona, masyarakat disebutnya harusnya lebih berperan dalam mencegah penularan virus dengan nama lain Covid-19 itu.
"Dokter di garda terdepan itu sekarang sebagai agen kuratif, tetapi peran yang paling penting itu adalah masyarakat untuk mengendalikan dan menurunkan tingkat infeksi," kata dia.
"Nah ini peran dokter yang jadi relawan untuk garda terdepan yang menurunkan tingkat infeksi."
Terkait hal itu, Tirta pun menyinggung soal pertemuan sejumlah influencer dengan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).
Ia membantah jika para influencer itu mendapat bayaran untuk mengedukasi masyarakat soal pentingnya menjadan diri dari penularan Corona.
"Langkah-langkah yang kami lakukan itu, saya bersama dengan sebuah yayasan Kita Bisa, dan BNPB kemarin mengundang kami," jelasnya.
"Jadi sekalian saya clear-kan di sini, kemarin ada isu 'BNPB mengundang puluhan influencer terus dihujat dibayar'."
Bahkan, menurutnya para influencer menggunakan dana pribadi untuk melakukan sejumlah kegiatan sosial di tengah wabah Corona.