Raja Salman Setuju Lockdown Riyadh, Mekkah, dan Madinah, Pasca 2 Orang Meninggal akibat Virus Corona

Pihak kerajaan menyatakan, mereka bakal mengucurkan paket stimulus besar, yakni sebesar 120 miliar riyal, sekitar Rp 526,8 triliun.

ABDEL GHANI BASHIR / AFP
Suasana Kakbah di Mekkah, pasca wabah Virus Corona, Jumat (6/3/2020) - 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID - Seiring dengan adanya kematian kedua akibat Covid-19 di Arab Saudi, diumumkan pula lockdown di Riyadh, Mekkah, dan Madinah.

Akses keluar masuk ditutup di tiga kota tersebut, sedangkan pembatasan perjalanan juga akan dilakukan pada 13 wilayah lainnya.

Lockdown diumumkan pada Rabu (25/3/2020) dan telah disetujui oleh Raja Salman.

Jam malam juga dimajukan mulai pukul 15.00, dari yang sebelumnya pukul 19.00 waktu setempat.

"Negeri Petrodollar" itu sebelumnya menerapkan jam malam mulai Senin (23/3/2020) selama 21 hari, setelah adanya lonjakan kasus infeksi.

VIDEO Potret Kota Mekkah Demi Cegah Corona, Jalanan Sepi Sampai Sopir Taksi Nangis

Habib Bugak Saudagar Aceh yang Punya Hotel di Mekkah, Untungnya Miliaran

Cerita Para Jemaah yang Berkunjung ke Kediaman Habib Rizieq Shihab di Mekah

 

Lalu, kematian kedua yang merupakan warga asing berusia 46 tahun di Mekkah membuat Pemerintah Arab Saudi mengeluarkan kebijakan lebih ketat.

Penerbangan internasional ditangguhkan, dan penangguhan terhadap visa untuk umrah sepanjang tahun. Masjid, sekolah, mal, dan restoran juga ditutup.

Peraturan ini mengubah ritme kehidupan sehari-hari di negara berpenduduk sekitar 30 juta orang itu.

Sebelumnya, pertemuan larut malam di kedai kopi atau di rumah adalah hal biasa, tetapi sekarang tidak bisa dilakukan.

Pemerintah Arah Saudi melakukan pembersihan dan sterilisasi di sekitar Kakbah Makkah. Hal ini dilakukan guna mencegah penyebaran virus corona. Karena pembersihan itu, situasi di sekitar Kakbah terlihat sepi.
Pemerintah Arah Saudi melakukan pembersihan dan sterilisasi di sekitar Kakbah Makkah. Hal ini dilakukan guna mencegah penyebaran virus corona. Karena pembersihan itu, situasi di sekitar Kakbah terlihat sepi. (Tribunnews)

Salah seorang warga dari Turki bernama Nasif Erisik, yang bermain kartu hampir setiap malam dengan teman-teman di salah satu rumah mereka, mengatakan, dia dan teman-temannya kini bermain secara online.

Halaman
12
Editor: Romi Rinando
Sumber: TribunWow.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved