Breaking News:

Longsor di Bandar Lampung

Kios dan Rumah Ambles, Kerugian Korban Longsor di Panjang Ditaksir Rp 80 Juta

Korban longsor di Kelurahan Ketapang, Kecamatan Panjang, Bandar Lampung, ditaksir mengalami kerugian mencapai Rp 80 juta.

Penulis: joeviter muhammad | Editor: Daniel Tri Hardanto
Tribunlampung.co.id/Joviter Muhammad
Begini kondisi rumah dan kios tambal ban milik Biner Siregar yang longsor, Jumat (27/3/2020). 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Korban longsor di Kelurahan Ketapang, Kecamatan Panjang, Bandar Lampung, ditaksir mengalami kerugian mencapai Rp 80 juta.

Dalam peristiwa itu, rumah sekaligus kios tambal ban milik Biner Siregar (40) ambles ke dalam jurang di pinggir Jalan Soekarno-Hatta, Jumat (27/3/2020) dini hari.

"Sementara ini saya perkirakan kerugiannya segitu. Kalau sama bangunannya bisa lebih," ujar Biner.

Biner menyebut, kerugian itu dihitung dari peralatan tambal ban seperti kompresor, pelek, ban, dan peralatan lainnya.

BREAKING NEWS 3 Bangunan Semi Permanen di Bypass Panjang Rusak Tersapu Longsor

Biner Siregar Hanya Bisa Pasrah Bengkel Tambal Ban Sekaligus Tempat Tinggalnya Amblas Disapu Longsor

Pejabat Pemkab Tulangbawang PDP Corona Demam Seusai Kunjungan ke Serang

Pandra: Hasil Operasi Antik Krakatau 2020 Berhasil Selamatkan 80 Ribu Jiwa dari Bahaya Narkoba

"Kurang lebih sudah dua tahun tinggal di sini. Jadi ini rumah sekaligus tempat saya buka usaha tambal ban," jelasnya.

Bersama beberapa kerabat dan tetangga, Biner mencoba mengumpulkan barang berharga dari puing bangunan yang sudah bercampur dengan tanah.

Kerabat korban Junaidi Fransisco ikut membantu setelah diberi tahu melalui pesan singkat.

"Pagi jam 10 dia (Biner) WhatsApp saya. Suru datang ke sini, bantuin karena rumahnya tadi malam kena longsor," imbuhnya. (Tribunlampung.co.id/Joviter Muhammad) 

Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved