Breaking News:

Pejabat Pemkab Tulangbawang PDP Corona Demam Seusai Kunjungan ke Serang

Satu pejabat Pemkab Tulangbawang berstatus pasien dalam pengawasan (PDP) ringan Covid-19. Saat ini ia tengah diisolasi di RSUD Menggala.

Penulis: Endra Zulkarnain | Editor: Daniel Tri Hardanto
Tribunlampung.co.id/Endra Zulkarnaen
Bupati Tulangbawang Winarti saat meninjau RSUD Menggala, beberapa waktu lalu. RSUD Menggala saat ini tengah merawat pejabat Pemkab Tulangbawang berstatus pasien dalam pengawasan (PDP) ringan Covid-19. 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, MENGGALA - Satu pejabat Pemkab Tulangbawang berstatus pasien dalam pengawasan (PDP) ringan Covid-19.

Saat ini ia tengah diisolasi di RSUD Menggala.

Kondisinya kini berangsur membaik.

Kepala Dinas Kesehatan Tuba Fathoni mengatakan, pejabat eselon II itu berstatus PDP setelah sempat mengalami demam disertai batuk dan pilek seusai melakukan serangkaian kunjungan ke Serang, Banten.

BREAKING NEWS Pasien Positif Corona di Lampung Bertambah Jadi 2 Orang, Kini Diisolasi di RSUDAM

Pasien 03 Bawa WNA ke Lampung, RSUDAM Rawat 3 Pasien Positif Corona

Beda Rapid Test dengan Teknik Swab, Rapid Test Tak Bisa Deteksi Virus Corona

Pernah Kecelakaan hingga Koma, Wanita Asal Lampung Jual Mobil Pajero karena Corona

Pemkab Tuba, kata Fathoni, berinisiatif mengisolasi pejabat tersebut ke RSUD Menggala lantaran khawatir terpapar virus corona.

"Kondisinya masih stabil, bisa dikatakan membaik. Kemarin sudah diambil sampel darah dan dikirim ke Diskes Provinsi (Lampung). Memang pasien ini sebelum ke rumah sakit, sempat demam, batuk, pilek. Tapi tidak ada gangguan pernapasan. Makanya langsung diisolasi di RSUD," terang Fathoni, Jumat (27/3/2020) siang.

Meskipun tidak menunjukkan gejala sakit parah, pasien tersebut tetap dipantau oleh tim medis dari RSUD Menggala.

"Keluhan sekarang tidak ada, stabil. Kita masih nunggu hasil tes lab. Nanti (hasilnya) akan diumumkan oleh (Diskes) provinsi," papar Fathoni.

Untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan, Fathoni memastikan untuk sementara ini siapa pun tidak boleh menjenguk pejabat PDP tersebut.

"Siapa pun tidak boleh menjenguk, termasuk dari keluarga. Yang boleh masuk ruangan itu hanya tim medis," terang Fathoni.

Halaman
123
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved