Kasus Corona di Lampung

Sulpakar: UN Dibatalkan karena Corona, Kelulusan Siswa SMA Pakai Nilai Rapor

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Lampung Sulpakar menyatakan kelulusan siswa tidak menggunakan nilai Ujian Nasional (UN).

Tribunlampung.co.id/Bayu Saputra
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Lampung Sulpakar (tengah) memberikan pengarahan kepada pengurus MKKS SMA/SMK dan SLB di aula kantor Disdikbud Lampung, Jumat (27/3/2020). 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Lampung Sulpakar menyatakan kelulusan siswa tidak menggunakan nilai Ujian Nasional (UN).

Ujian Nasional dibatalkan menyusul Surat Edaran Mendikbud Nomor 4 Tahun 2020 tentang pembatalan Ujian Nasional (UN).

"Karena UN telah dibatalkan, maka untuk kelulusan siswa juga tidak menggunakan nilai UN. Tetapi kita menggunakan nilai rapor siswa semester satu sampai lima," beber Sulpakar di hadapan pengurus MKKS SMA/SMK dan SLB di aula kantor Disdikbud Lampung, Jumat (27/3/2020).

"Tetapi nantinya akan ada ujian sekolah (US). Metode pelaksanaannya juga akan dilakukan melalui metode daring," imbuhnya.

Disdik Lampung Selatan Tunggu Instruksi Resmi Soal Peniadaan Ujian Nasional 2020

Disdikbud Lampung Akan Ikuti Arahan Pemerintah Soal Peniadaan UN

BREAKING NEWS Pasien Positif Corona di Lampung Jadi 4 Orang, Kadiskes Beri Keterangan Lewat Video

Reihana: Pasien Positif 04 di Lampung Pernah Ikut Seminar di Jakarta

Begitu pula ujian untuk kenaikan kelas juga menggunakan metode daring.

Di sisi lain, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Lampung memperpanjang masa liburan akibat pandemi virus corona atau Covid-19 hingga 22 April 2020 mendatang.

Kadisdikbud Lampung Sulpakar mengatakan, kebijakan ini sejalan dengan instruksi Presiden Joko Widodo dan Mendikbud dalam pencegahan penularan virus corona.

"Kebijakan ini diambil sebagai upaya memutus mata rantai penyebaran virus corona. Makanya kita liburkan dan diberlakukan bagi sekolah SMA, SMK, dan SLB se-Lampung," kata Sulpakar di hadapan pengurus MKKS SMA/SMK dan SLB di aula kantor Disdikbud Lampung, Jumat (27/3/2020).

Untuk jenjang SD dan SMP, terus Sulpakar, tergantung kebijakan Disdikbud masing-masing kabupaten/kota.

Meskipun kegiatan belajar mengajar diliburkan, kata dia, siswa harus tetap belajar di rumah secara online.

"Saya minta setiap guru lebih mengontrol para siswanya untuk belajar melalui online," katanya. (Tribunlampung.co.id/Bayu Saputra)  

Penulis: Bayu Saputra
Editor: Daniel Tri Hardanto
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved