Longsor di Bandar Lampung
VIDEO 3 Bangunan Semi Permanen di Bypass Panjang Rusak Tersapu Longsor
Tiga bangunan semi permanen di Jalan Soekarno Hatta (Bypass) Kelurahan Ketapang, Kecamatan Panjang, Bandar Lampung luluh lantah akibat longsor, Jumat
Penulis: ikhsan dwi nur satrio | Editor: Reny Fitriani
Saat ini, warga sekitar bergotong royong membuat fondasi tepi badan jalan yang jebol.
Selain itu, petugas dari Dinas PUPR membantu dengan mengirim tanah untuk menimbun badan jalan yang jebol supaya tersambung kembali.
5. Tiga desa kebanjiran
Kepala BPBD Pesawaran Mustari mengungkapkan, daerah yang terdampak banjir ada tiga desa di Kecamatan Gedong Tataan, yaitu Desa Bagelen, Desa Wiyono dan Desa Kebagusan.
"Yang agak parah di Desa Wiyono," ungkap Mustari.
Ketinggian air, menurut dia, antara 1 meter sampai 1,5 meter.
Dia mengungkapkan, tidak banyak rumah yang terdampak genangan air.
"Jadi ada sekitar tiga-empat rumah yang tergenang cukup tinggi, yang jelas dokumen dan barang elektronik tidak bisa dipakai lagi," kata Mustari.
Selain menimbulkan genangan, tambah Mustari, banjir juga mengakibatkan pagar roboh.
Dia mengatakan, wilayah yang tergenang ini merupakan dataran rendah.
Mustari mengatakan, banjir di Desa Wiyono ini baru kali ini terjadi setelah puluhan tahun.
Banjir juga berdampak pada lalu lintas di ruas Jalan Lintas Barat.
Pasalnya, air menggenang hingga ke jalan raya.
Sejumlah pengendara tidak berani melintas akibat genangan air di jalan yang terlalu tinggi.
Rio, warga Kabupaten Pringsewu, mengaku berbalik arah dan menjauhi genangan di ruas Jalinbar tersebut.
Kendati begitu, beberapa pengendara masih ada yang nekat melintasi genangan air.(Tribunlampung.co.id/V Soma Ferrer)
Videografer Tribunlampung.co.id/Ikhsan Dwi Nur Satrio