Wabah Corona Kian Merebak, Amerika Perintahkan Warganya Segera Tinggalkan Indonesia

Wabah Corona Kian Merebak, Amerika Perintahkan Warganya Segera Tinggalkan Indonesia

Tayang:
INSTAGRAM
Wabah Corona Kian Merebak, Amerika Perintahkan Warganya Segera Tinggalkan Indonesia. FOTO Jokowi dan Donald Trump 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID - Kedutaan Besar (Kedubes) Amerika Serikat di Indonesia memerintahkan seluruh anggota keluarga Staf Kedutaan, Misi AS ke ASEAN, dan Konsulat yang berusia di bawah 21 tahun di Jakarta, Surabaya, dan Medan, untuk segera meninggalkan Indonesia.

Hal itu disampaikan melalui situs resmi Kedutaan Besar AS di Jakarta dan akun Twitter resmi mereka, Kamis (26/3/2020). 

Kedutaan Besar AS di Jakarta +62-21-5083-1000 https://id.usembassy.gov/

“Departemen Luar Negeri Amerika mengambil keputusan ini karena bukti perebakan virus corona di Indonesia, kapasitas medis saat ini, dan ketersediaan pesawat untuk keluar dari Indonesia."

Raja Salman Setuju Lockdown Riyadh, Mekkah, dan Madinah, Pasca 2 Orang Meninggal akibat Virus Corona

Polisi Bubarkan 5 Resepsi Pernikahan di Jawa Barat Saat Wabah Virus Corona, Pengantin Ungkap Alasan

MUI Ajak Umat Muslim Salat Tahajud Minta Kepada Allah Wabah Virus Corona Diangkat dari Bumi

 

Namun, kantor Kedutaan Besar Amerika di Jakarta, dan dua kantor konsulat di Surabaya dan Medan akan tetap dibuka untuk tujuan misi yang penting saja.

"Layanan bagi seluruh warga Amerika di Indonesia akan tetap tersedia," demikian dikutip dari VOA Indonesia.

"Berdasarkan “Global Level 4 Health Advisory” maka, seluruh warga Amerika yang berada di Indonesia harus mengatur kepulangan segera ke Amerika, kecuali jika mereka dipersiapkan berada di luar negeri untuk waktu lama," lanjut pernyataan tersebut.

Warga Amerika yang ingin meninggalkan Indonesia sedianya membuat pengaturan perjalanan sendiri sesegera mungkin karena penerbangan komersil masih tersedia, meskipun jumlahnya sudah sangat berkurang.

Pernyataan Kedutaan Besar Amerika di Indonesia itu menyatakan bahwa pemerintah Indonesia telah meningkatkan langkah-langkah pemantauan dan karantina untuk mencegah meluasnya perebakan virus corona.

Pembatasan perjalanan, tambah pernyataan itu, dapat diberlakukan dalam waktu dekat atau tanpa pemberitahuan sebelumnya.

Wisatawan yang sebelumnya berkunjung ke China, Iran, sebagian Italia dan Korea Selatan dalam 14 hari terakhir telah ditolak masuk.

Di bagian akhir, Kedutaan Besar Amerika di Indonesia memberikan sejumlah alamat situs dan nomor telpon yang dapat dihubungi terkait upaya mencegah perebakan virus corona, informasi maskapai penerbangan dan kapal laut, serta layanan kesehatan jika diperlukan. (*)

Hal itu disampaikan Kedutaan Besar AS melalui situs resminya +62-21-5083-1000
https://id.usembassy.gov/.  Dan artikel telah tayang di Voaindonesia.com berjudul: Kedubes AS Perintahkan Warga AS di Bawah Usia 21 Tinggalkan Indonesia 

Amerika salip Eropa?
 
Wabah Covid-19 di AS berpotensi menyalip Eropa berdasarkan keterangan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) pada Selasa (24/03/2020) ketika jumlah kasus di AS melonjak naik.
 
Pusat wabah yang mulanya berawal di Wuhan, provinsi Hubei, pada Desember 2019 kini telah bergeser ke Eropa.
 
Juru bicara WHO, Margaret Harris mengatakan kepada wartawan dalam jumpa pers virtual bahwa 85 persen kasus baru dilaporkan secara global dalam waktu semalam dari dua kawasan wabah terbesar yakni Eropa dan AS.
 
 
Pada Senin (23/03/2020), kasus baru terjadi dalam 24 jam di Eropa sebanyak 20.131. Sementara di AS sebanyak 16.354 kasus.
 
Harris juga mengatakan bahwa angka sebesar itu di AS berpotensi membuat negara itu menjadi pusat wabah menggantikan Eropa.
 
Meski begitu, Harris hanya mengatakan itu belum menjadi suatu kepastian.
 
 
Alasan mengapa AS berpotensi menggantikan Eropa sebagai pusat wabah virus corona adalah penularan yang cepat dan peningkatan angka kasusnya cukup intens.
 
Harris mengatakan bahwa karena masa inkubasi,kenaikan jumlah kasus mencerminkan lonjakan penularan yang berlangsung sampai lima hari sebelumnya.
 
"Setiap individu yang menginfeksi dua hingga tiga orang lainnya membutuhkan waktu sekitar tiga sampai lima hari. Jadi, kita lihat apa yang terjadi tiga atau empat hari lalu, atau lima hari yang lalu di banyak negara," jelas Harris.
 
 
Angka-angka yang ada menunjukkan bahwa seminggu lalu di AS terjadi banyak sekali penularan.
 
Meskipun jumlah kasus meningkat, Harris mengatakan ada juga beberapa hal positif yang sangat besar dari AS.
 
"Pengujian sedang ditingkatkan, ada lebih banyak upaya untuk mengisolasi, merawat setiap kasus yang dikonfirmasi dan melacak dan mengkarantina orang," kata Harris.
 
 
Juga ada mobilisasi komunitas yang sangat kuat. Ada beberapa kisah yang sangat mengharukan dan fantastis dari AS tentang apa yang dilakukan orang untuk satu sama lain.
 
Menurut penghitungan AFP yang dikumpulkan pada 11:00 GMT Selasa (24/03/2020) dari sumber resmi, Covid-19 kini telah menginfeksi lebih dari 386 ribu orang di seluruh dunia, dan menewaskan hampir 17 ribu sejak Desember 2019.



Artikel ini telah tayang di tribun-medan.com dengan judul Amerika Serikat Perintahkan Warganya yang Berusia di Bawah 21 Tahun Segera Meninggalkan Indonesia, https://medan.tribunnews.com/2020/03/27/amerika-serikat-perintahkan-seluruh-warganya-yang-berusia-di-bawah-21-tahun-meninggalkan-indonesia.


Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved