Kasus Corona di Lampung

Polres Tanggamus Pakai Water Cannon Semprot Cairan Disinfektan di Jalanan Kota Agung

Polres Tanggamus menyemprotkan cairan disinfektan ke jalanan utama di Kota Agung, Tanggamus Sabtu (28/3/2020).

Penulis: Tri Yulianto | Editor: Noval Andriansyah
Tribunlampung.co.id/Tri Yulianto
Polres Tanggamus Pakai Water Cannon Semprot Cairan Disinfektan di Jalanan Kota Agung, Sabtu (28/3/2020). 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, TANGGAMUS - Polres Tanggamus menyemprotkan cairan disinfektan ke jalanan utama di Kota Agung, Tanggamus Sabtu (28/3/2020).

Penyemprotan cairan disinfektan dilakukan menggunakan kendaraan Armoured Water Cannon (AWC) Dalmas Sat Sabhara.

Penyemprotan cairan disinfektan dalam upaya mengantisipasi penyebaran virus corona atau Covid-19.

Wakapolres Tanggamus Kompol MN Yuliansyah mengatakan, bahan penyemprotan itu adalah cairan disinfektan clorin 0,05 mg.

Menurut Yuliansyah, penyemprotan dilakukan secara sekaligus pada sisi kiri dan kanan jalan.

PT ASDP Bantah Isu Penutupan Arus Penyeberangan di Pelabuhan Bakauheni

Permintaan Pelayanan Disdukcapil Selama Pandemi Virus Corona Turun hingga 60 Persen

Antisipasi Penyebaran Virus Corona, PT ASDP Operasikan Lorong Sterilisasi Disinfektan di Bakauheni

"Rutenya mulai dari depan Polres Tanggamus ke jalan lintas barat ruas Pekon Kampung Baru, Pekon Umbul Buah, Kagunga hingga ke jalanan di Kota Agung," kata Yuliansyah, Sabtu (28/3/2020).

Yuliansyah menambahkan, sasaran penyemprotan cairan disinfektan di Kota Agung adalah daerah yang padat penduduk dan kondisi jalan juga ramai.

Harapannya, lanjut Yuliansyah, penyemprotan cairan disinfektan tersebut dapat menekan wabah Covid-19.

Ketika penyemprotan dilakukan, kata Yuliansyah, petugas juga memberikan imbauan dengan pengeras suara kepada masyarakat tentang kepatuhan terhadap kebijakan pemerintah dalam penanganan penyebaran Covid-19.

"Hal yang diutamakan masyarakat tidak mengadakan kegiatan pribadi dan sosial yang menyebabkan berkumpulnya massa dalam jumlah banyak," ujar Yuliansyah.

Selain itu, lanjut Yuliansyah, pihaknya juga mengimbau agar masyarakat tetap menjaga jarak dan wajib mengikuti prosedur pemerintah terkait pencegahan penyebaran Covid-19.

Kemudian, Yuliansyah menegaskan, agar masyarakat terutama pedagang, tidak menimbun bahan kebutuhan pokok yang dapat merugikan masyarakat lainnya.

"Masyarakat tetap tenang dan tidak panik serta lebih meningkatkan kewaspadaan di lingkungan masing-masing, dengan selalu mengikuti informasi dan imbauan resmi yang di keluarkan pemerintah," tandas Yuliansyah. (Tribunlampung.co.id/Tri Yulianto)

Sumber: Tribun Lampung
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved