Tribun Bandar Lampung

Ajak Komunitas Jaga Lingkungan, Zero Waste Lampung Punya Program Tanam 1.000 Pohon

Menginisiasi gerakan pelestarian lingkungan dengan program tanam 1.000 pohon merupakan program unggulan komunitas Zero Waste Lampung.

Penulis: Debby Rizky Susilo | Editor: Reny Fitriani
Dokumentasi Zero Waste Lampung
Komunitas Zero Waste Lampung. Ajak Komunitas Jaga Lingkungan, Zero Waste Lampung Punya Program Tanam 1.000 Pohon 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Mengajak dan bergerak bersama komunitas di Lampung dalam menjaga lingkungan merupakan tujuan Zero Waste Lampung berdiri.

Menginisiasi gerakan pelestarian lingkungan dengan program tanam 1.000 pohon merupakan program unggulan komunitas Zero Waste Lampung.

Founder Zero Waste Lampung sekaligus Penggerak Program 1.000 Pohon, Rizkia Meutia Putri menginisiasi gerakan ini atas dasar kondisi hutan Indonesia yang memprihatinkan.

Oleh sebab itu, ia melihat peluang penggerak muda di Lampung dalam menjalankan gerakan 1.000 pohon.

"Indonesia menjadi Negara terbesar kedua penyumbang sampah di dunia, dan juga kondisi hutan yang semakin berkurang dari waktu ke waktu. Dan di kondisi lain, Lampung punya potensi anak-anak muda yang memiliki empati yang tinggi terhadap lingkungan terbukti dengan banyaknya komunitas lingkungan di Lampung, namun masih bergerak terbatas hanya pada komunitasnya masing-masing,"

Belajar Trik Baru dari YouTube, Komunitas Parkour Lampung

Galang Beras untuk Panti dan Pondok, Komunitas Pasukan Amal Soleh Lampung Bergerak di Bidang Sosial

Pasien Positif Corona di Lampung Jadi 8 Orang, Satu Pasien Corona di Bandar Lampung Wafat

Kebun Karet di Desa Jayasakti Mesuji Terendam Banjir, Warga Gagal Menyadap Karet

"Sehingga apabila anak-anak muda Lampung disinergikan dalam frekuensi yang sama, maka akan memberikan dampak dan manfaat yang lebih besar lagi dengan konsep kolaborasi," jelas Rizkia, Minggu (30/3).

Tidak hanya terbatas untuk komunitas bidang lingkungan dan anak muda, Zero Waste Lampung memiliki visi yang lebih besar.

Melalui gerakan 1.000 pohon diharapkan menginspirasi anak-anak muda, komunitas, organisasi, pelaku usaha, dan instansi pemerintah untuk melakukan kolaborasi dalam mewujudkan Lampung dengan lingkungan sehat yang lebih baik dengan melibatkan elemen masyarakat.

Tidak hanya aksi penanaman pohon. Dalam gerakan 1.000 pohon, komunitas ini melakukan kegiatan edukasi, pengembangan soft-skill, dan hidup sehat.

"Kegiatan kami antara lain penanaman bibit pohon, edukasi melalui seminar dan workshop tentang lingkungan, eco-brick, eco-enzyme, upcycle things, marine debris, menggalang donasi Karhutla 2019, kemampuan pembangunan soft-skill, senam, dan donor darah," tutur Rizkia.

Ia juga mengharapkan partisipasi masyarakat banyak dalam penanaman pohon.

Dengan menanam pohon akan menghasilkan manfaat yang didapat tidak hanya sendiri, tapi juga kepada orang banyak.

"Masyarakat dapat memberikan dukungan positif dan saran yang membangun saat gerakan ini terlaksana, dan mendukung dalam aksi melakukan penanaman pohon secara mandiri di rumah masing-masing. Karena waktu kita terbatas untuk berada di bumi ini, maka jadilah bermanfaat," tutur Rizkia.

"Kalau sudah bicara lingkungan itu bukan tugas beberapa orang atau sebagian orang aja, tapi semua pihak. Jadi semua pihak punya tanggung jawab yang sama untuk jaga kebersihan, buat jaga lingkungan. Mencapai lingkungan yang sehat, kita perlu gerak bersama, dan gerakan ini harapannya bisa menginspirasi banyak orang untuk melakukan kolaborasi. Udah bukan zamannya bergerak sendiri-sendiri," tambahnya.

Tanam Mangrove di Pesisir Lampung

Zero Waste Lampung yang berdiri pada 21 September 2019 ini akan berkolaborasi mengadakan program penanaman pohon bakau atau mangrove di pesisir pantai Lampung. Kegiatan ini merupakan program seribu pohon yang ketiga (Seribu Pohon 3.0).

Halaman
12
Sumber: Tribun Lampung
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved