Kasus Corona di Indonesia
Sedang Hamil, 2 Tenaga Medis Positif Corona di Jakarta
2 orang tenaga medis yang sedang dalam kondisi Hamil di Jakarta, dinyatakan positif terinfeksi virus corona atau Covid-19.
TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, JAKARTA - Sebanyak 2 orang tenaga medis yang sedang dalam kondisi Hamil, dinyatakan positif terinfeksi virus corona atau Covid-19 di Jakarta.
Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan DKI Jakarta, Dwi Oktavia mengungkapkan, total ada 84 orang tenaga medis atau tenaga kesehatan positif terinfeksi virus corona pada Rabu (1/4/2020).
Jumlah tersebut bertambah dari data pada Selasa (31/3/2020) sore, yaitu sebanyak 81 tenaga kesehatan yang positif Covid-19.
Sebanyak 84 tenaga medis tersebut tersebar di 30 rumah sakit (RS) dan satu klinik di Jakarta.
"Tenaga kesehatan yang positif terinfeksi Covid-19 sejumlah 84 orang," ucap Dwi Oktavia dalam konferensi pers di Balai Kota, sebagaimana dilansir Kompas.com, Rabu sore.
• Jabat Wakil Bupati, Artis Hengky Kurniawan Tawarkan Rumah Mewah Jadi Tempat Istirahat Tenaga Medis
• Suasana Haru Pasien Positif Virus Corona Dijemput di Rumah, Para Tetangga Teriak Berikan Semangat
• Siswi SMK Dicabuli 7 Kakak Kelas di Deliserdang, Kasus Terkuak Saat Ponsel Korban Diperiksa
• Pria Perkosa Jasad Gadis 16 Tahun di Kalbar, Pelaku Sempat Minta Maaf Sebelum Membunuh
Dwi menuturkan, dari jumlah tersebut, dua di antaranya dalam kondisi Hamil.
Sementara, satu orang meninggal dunia.
"Satu di antaranya meninggal, dua di antaranya dalam kondisi Hamil. Serta dua orang dokter spesialis meninggal tapi dari dua RS di Jakarta," jelas Dwi,
Adapun jumlah pasien positif Covid-19 di Jakarta bertambah menjadi 794 orang per Rabu (1/4/2020).
Kemudian, 51 pasien positif Covid-19 dinyatakan telah sembuh dan 87 pasien meninggal dunia.
Dari total kasus, kata Dwi, 490 pasien saat ini masih dirawat di rumah sakit.
Sementara, 166 orang lainnya menjalani isolasi mandiri.
Kemudian, 705 orang masih menunggu hasil pemeriksaan laboratorium.
1.677 kasus virus corona
Juru bicara pemerintah untuk penanganan virus corona, Achmad Yurianto menyatakan bahwa pasien Covid-19 di Indonesia masih bertambah.