Breaking News:

Tribun Tanggamus

Korupsi Dana APB Pekon, Kakon di Tanggamus Dituntut Penjara 6 Tahun 6 Bulan

Mantan Kepala Pekon Sukapadang dituntut kurungan penjara selama 6 tahun 6 bulan.

Penulis: hanif mustafa | Editor: Reny Fitriani
Tribunlampung.co.id/Hanif
Majelis Hakim yang diketuai Samsudin tengah melaksanakan sidang online di PN Tanjungkarang. Korupsi Dana APB Pekon, Kakon di Tanggamus Dituntut Penjara 6 Tahun 6 Bulan 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Gunakan dana Anggaran Pendapatan dan Belanja (APB) Pekon, mantan Kepala Pekon Sukapadang dituntut kurungan penjara selama 6 tahun 6 bulan.

Mantan Kepala Pekon ini diketahui bernama Amir Hamzah warga Dukuh Balak Tanggamus.

Dalam persidangan online yang digelar oleh Pengadilan Negeri Tanjungkarang, Jumat 3 April, JPU Arinto Kusumo menyatakan terdakwa Amir Hamzah terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana korupsi hingga merugikan negara sebesar Rp508.428.372.

"Sebagaimana diatur dan diancam pidana dalam Pasal 2 ayat (1) jo. Pasal 18 Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi," sebut JPU melalui teleconference.

JPU pun meminta kepada Majelis Hakim yang ketuai Samsudin untuk menjatuhkan pidana penjara kepada terdakwa Amir Hamzah selama 6 tahun 6 bulan.

"Dan denda sejumlah Rp 250 juta subsidiair 6 bulan kurungan," imbuh JPU.

Penghina Jokowi Unggah Tiga Status FB, Majelis Hakim Vonis 14 Bulan Penjara

Kapolres Lamsel: Langgar UU Karantina Kesehatan Diancam 1 Tahun Penjara

Warga Way Kanan Meninggal Dunia Diduga Kena Virus Corona, Sempat Alami Demam Disertai Batuk

Pasien Positif Corona Lampung Bertambah 3, Reihana: Ketiganya Punya Riwayat dari Luar Lampung

Tak hanya itu, JPU juga membebankan pembayaran uang pengganti kerugian negara kepada terdakwa sebesar Rp508.428.372.

"Jika terdakwa tidak membayar Uang pengganti paling lama dalam waktu 1 bulan sesudah putusan memperoleh kekuatan hukum tetap, maka harta bendanya dapat disita oleh jaksa dan kemudian dilelang untuk membayar uang pengganti tersebut, dengan ketentuan apabila terdakwa tidak mempunyai harta yang mencukupi, maka terdakwa dijatuhi hukuman pidana selama 3 tahun," seru JPU.

Atas tuntutan tersebut, Ketua Mejelis Hakim Samsudin memberikan kesempatan kepada terdakwa untuk mempersiapkan pembelaan pada sidang berikutnya.

Dalam dakwaannya sendiri, JPU menyebutkan perbuatan terdakwa bermula saat Pekon Suka Padang Kecamatan Cukuh Balak Kabupaten Tanggamus mendapatkan Anggaran Pendapatan dan Belanja (APB) Desa/Pekon tahun 2018 sebesar Rp1.272.415.703.

"Setelah anggaran dicairkan, terdakwa menggunakan untuk melakukan pembayaran bahan material dan upah pekerja pembangunan Pekon sebesar Rp 693.987.331," katanya.

Dari pengeluaran tersebut, lanjut JPU, terdapat sisa anggaran sebesar Rp 526.428.372 dan digunakan untuk intensif serta sejumlah anggaran Pekon.

"Namun dalam pelaksanaannya terdakwa tidak melibatkan bendahara Pekon dan terdakwa mengambil alih tugas tugas perangkat Pekon, sehingga perbuatan terdakwa menimbulkan kerugian keuangan negara sebesar Rp508.428.372," tutup JPU.(Tribunlampung.co.id/Hanif Mustafa)

Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved