Juragan Sembako Tewas Dirampok, Para Pelaku Masih Remaja Menamakan Diri Gang Teras

Aksi perampokan yang dilakukan Gang Teras tak hanya menjarah toko dan membunuh juragan sembako, tapi juga merampok pedagang tahu.

Tayang:
Istimewa
Jumpa pers oleh jajaran Polda Metro Jaya soal pengungkapan Gang Teras, pelaku perampokan sekaligus pembunuhan di Depok, Jumat (3/4/2020). 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID - Juragan sembako tewas bersimbah darah di depan toko kelontongnya. Fauzan (33) dihabisi kawanan perampok yang menamai diri Gang Teras alias Tongkrongan Rakyat Selow.

Aksi perampokan yang dilakukan Gang Teras tak hanya menjarah toko dan membunuh juragan sembako, tapi juga merampok pedagang tahu.

Gang Teras juga dikenal sebagai begal ganas yang tak segan melukai dan membunuh korbannya.

“Para pelaku pencurian dengan kekerasan ini adalah Kelompok Gank Teras atau Tongkrongan Rakyat Selow,” kata Kasubag Humas Polres Metro Kota Depok, AKP Firdaus kepada wartawan, Jumat (3/4/2020).

Kawanan bandit yang menghabisi nyawa Fauzan (33), juragan sembako yang tewas bersimbah darah di depan warung kelontongnya di Jalan Putri Tunggal, Harjamukti, Cimanggis, Depok, Rabu (1/4/2020) lalu, sungguh biadab aksinya.

Video Rekaman CCTV Perampokan di SPBU Lampung Tengah, Pelaku Pura-pura Isi Bensin

5 Perampok Jarah Toko Emas di Jalintim saat Siang Bolong, Korban Rugi Rp 5 Miliar

Tak Terima Diteriaki Maling, Begal Lepaskan Tembakan hingga Akhirnya Tewas di Tangan Polisi

Seusai merampok Fauzan, rupanya para begundal yang jumlahnya tujuh orang ini juga merampok pedagang tahu Sumedang yang tak jauh dari keberadaan rumah Fauzan.

Tim gabungan Satuan Reserse Kriminal Polres Metro Depok telah menangkap empat dari tujuh pelakunya.

Mereka yang ditangkap yakni Rian Pratama alias Joker (22), M Gilang Aryansyah Matondang alias Aswo (22), M Yansen Helfitra alias Bala (18), dan JAR (17) yang ditangkap di lokasi berbeda-beda di daerah Bekasi, Jawa Barat pada Kamis (2/4) pukul 01.00.

Firdaus mengatakan, komplotan Joker dkk terbilang ganas.

Mereka tak segan-segan menghabisi nyawa korbannya jika melakukan perlawanan.

Berdasarkan hasil pemeriksaan terhadap keempat begundal ini, Joker Cs sudah beraksi beberapa kali diantaranya pada 31 Maret 2020 yang melakukan pemerasan dan ancaman terhadap beberapa orang yang sedang mengendarai sepeda motor.

Seperti dialami korban N. Saat itu, kata Firdaus, N sedang berdiri dan langsung didekap dan ditodong dengan benda yang diduga senjata api.

Dari aksinya tersebut, kawanan begal ini membawa kabur dua unit smartphone, dan satu unit sepeda motor Yamaha Fino yang langsung kabur seusai menjalankan aksinya.

Hari berikutnya, Rabu (1/4/2020) para pelaku kembali beraksi, kali ini sasarannya warung kelontong milik Fauzan yang buka 24 jam. Fauzan pun meregang nyawa dengan luka di bagian dada dan tangan pada Rabu (1/4/2020) pukul 04.00.

“Para pelaku mengambil barang berupa perhiasan gelang dan kalung, uang Rp 2 juta, HP Android hitam,” katanya.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved