Kasus Corona di Lampung

Pasien Corona Terus Bertambah, RSUD Tjokrodipo Tambah 31 Ruang Isolasi

Untuk pasien yang sudah dinyatakan positif terkonfirmasi virus corona, kata Edwin, secara prosedural langsung dirujuk ke RSUDAM.

tribunlampung.co.id/sulis setia m
Kadiskes Bandar Lampung Edwin Rusli saat diwawancara awak media di kompleks kantor Pemkot Bandar Lampung, Senin (17/2/2020). Terus bertambahnya pasien positif corona membuat diskes menambah 31 ruang isolasi di RSUD A Dadi Tjokrodipo. 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Dinas Kesehatan Bandar Lampung terus melakukan upaya dalam menangani pasien Covid-19.

Kepala Dinas Kesehatan Bandar Lampung Edwin Rusli mengungkapkan, terus bertambahnya pasien positif corona membuat pihaknya menambah sebanyak 31 ruang isolasi di RSUD A Dadi Tjokrodipo.

"Kita sedang mempersiapkan penambahan fasilitas ruang isolasi, yakni delapan ruangan untuk pasien dalam pengawasan (PDP) dan 23 ruangan untuk orang dalam pengawasan (ODP)," ungkap Edwin, Minggu (5/4/2020).

Pembangunan 23 ruangan bagi ODP saat ini sudah hampir selesai.

Bandara Radin Inten II Kurangi Jadwal Penerbangan di Tengah Wabah Virus Corona

Kadiskes Reihana Ungkap Tambahan 2 Pasien Positif Corona Berasal dari Bandar Lampung

Akibat Wabah Virus Corona, Jalanan Protokol Bandar Lampung Minggu Siang Terpantau Lengang

Pasien PDP Corona Sebelum Meninggal: Pak Wali Kota, Kasihan Kandungan Saya

"Dalam minggu ini penambahan ruang isolasi tersebut mudah-mudahan sudah bisa digunakan," terangnya.

Dikonfirmasi mengenai ketersediaan alat pelindung diri (APD), diakui Edwin memang masih terbatas dan cukup sulit mencari pasokan barangnya.

"Ketersediaan APD di rumah sakit baik milik pemerintah kota maupun swasta membutuhkan bantuan dari kita (dinas kesehatan). Ya tapi beli (APD) masih terbatas, cukup sulit mencari barangnya dan harganya tinggi," kata dia.

Menyikapi keterbatasan APD, Edwin mengimbau pihak rumah sakit agar berhemat dalam penggunaan baju APD.

"Kita mengimbau pihak rumah sakit agar lebih hemat dalam penggunaan pakaian APD. Siapa tahu pasien tersebut belum tentu Covid, cukup dengan masker dan sarung tangan. Kalau memang Covid, wajar harus lengkap," ucapnya.

"Jangan terlalu takut. Siapa tahu pasien tersebut belum tentu Covid-9. Kan nggak semua pasien Covid," tambahnya.

Untuk pasien yang sudah dinyatakan positif terkonfirmasi virus corona, kata Edwin, secara prosedural langsung dirujuk ke RSUDAM.

"Kalau untuk tindakan terhadap pasien terkonfirmasi positif lebih lanjut dirujuk ke Rumah Sakit Abdul Moeloek," jelas Edwin.

Mengenai empat pasien positif corona asal Bandar Lampung yang tengah dirawat di RS Bandar Negara Husada Kota Baru, Edwin mengakui mereka dikirim Diskes Bandar Lampung.

"Mereka sehat. Sebenarnya statusnya isolasi rumah. Tapi karena masyarakat sekitarnya merasa kurang nyaman, akhirnya kita bawa ke rumah sakit tersebut," paparnya.

Tambahan 2 Pasien

Halaman
12
Sumber: Tribun Lampung
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved