Kasus Corona di Lampung

Akibat Wabah Virus Corona, Jalanan Protokol Bandar Lampung Minggu Siang Terpantau Lengang

Namun pantauan Tribunlampung.co.id, Minggu (5/4/2020) siang, ruas sejumlah jalan protokol terpantau lengang.

Tribunlampung.co.id/Sulis Setia M
Ruas Jalan Teuku Umar, Bandar Lampung, menuju Jalan ZA Pagar Alam, Bandar Lampung nampak lengang, Minggu (5/4/2020). 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Biasanya, saat akhir pekan seperti Sabtu dan Minggu, ruas jalan protokol Bandar Lampung padat mobilitas kendaraan terutama menuju pusat-pusat perbelanjaan.

Namun pantauan Tribunlampung.co.id, Minggu (5/4/2020) siang, ruas sejumlah jalan protokol terpantau lengang.

Hanya ada satu atau dua mobil dan beberapa kendaraan bermotor yang melintas, sekalipun ditemukan agar ramai adalah saat hendak masuk jalur flyover atau under pass.

Kondisi ini terpantau terjadi di Jalan ZA Pagar Alam, Teuku Umar, Raden Intan hingga Kartini.

Hujan Deras, Jalan ZA Pagar Alam Depan PLN dan Kantor Kehutanan Tergenang Air

 BREAKING NEWS Pasien Positif Corona di Lampung Tambah 2 Orang, ODP 1.530 Orang dan PDP 37 Orang

 PN Kotabumi Berlakukan Sidang Online, Vivi Purnamati: Antisipasi Penyebaran Virus Corona

 Syarat Dapat Pemutihan Pajak Motor dan Mobil di Lampung Selama Wabah Virus Corona

Salah satu pedagang buah pinggir jalan Yanti menuturkan, kondisi ruas jalanan memang lebih lengang dibandingkan biasanya sejak wabah corona merebak di Bandar Lampung.

Menurutnya bahkan tak sedikit pertokoan tutup karena sepi pembeli.

"Kami jualan buah gini ya pembelinya lebih sepi dari biasanya, tapi kalau nggak jualan malah nggak ada pemasukan," tuturnya.

Bagi Yanti, penerapan karyawan bekerja dari rumah berpengaruh terhadap pendapatannya.

"Ya karena yang sering mampir beli kebanyakan pegawai-pegawai baru pulang kantor. Atau orang yang baru pulang dari main di mall, ini karena disuruh beraktifitas dirumah, jadinya ngaruh ke penghasilan kami," bebernya.

Hal senada dibenarkan penjual parfum di ruas jalan Raden Intan Ati. Kondisi wabah corona yang sudah masuk ke Bandar Lampung membuat tokonya sepi pembeli.

"Lihat saja arus lalu lintas kendaraan biasanya jam segini lagi macet-macetnya di Raden Intan, ini lengang," tutur dia.(Tribunlampung.co.id/Sulis Setia M)

Penulis: sulis setia markhamah
Editor: Noval Andriansyah
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved