Video Berita
Viral Harimau dan Anaknya Muncul di Perkebunan Warga Kerinci
Video keberadaan harimau di Kerinci, Jambi, viral di media sosial.Rekaman amatir dari dalam mobil itu diunggah pemilik akun Kerinci Kita
Penulis: ikhsan dwi nur satrio | Editor: Reny Fitriani
TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, KERINCI - Video keberadaan harimau di Kerinci, Jambi, viral di media sosial.
Rekaman amatir dari dalam mobil itu diunggah pemilik akun Kerinci Kita di Instagram.
Dua harimau sumatera (Panthera tigris sumatrae) terlihat berada di tepi jalan, keluar dari dalam kebun warga.
Keterangan yang diunggah akun ini menyebutkan dua hewan langka ini mucul di Desa Air Mumu, Kerinci.
• VIDEO Viral Cerita Pilu Driver Ojol Tak Dibayar Penumpang Cuma Ditinggali Sandal Jepit
• VIDEO Nikita Mirzani Geram Puluhan Orang Datang Minta Uang ke Rumahnya
• Petani yang Tewas Diterkam Harimau Kondisinya Mengenaskan
• Marah Disuruh Pakai Masker, Pria Paruh Baya Ditembak Mati Polisi, Presiden: Tembak Mati Mereka!
Ninek rajo pamatang (sebutan untuk harimau oleh warga Kerinci) keluar dari sarangnya.
Menurut informasi, peristiwa penampakan Harimau Sumatera ini terjadi di Desa Air Mumu, Kecamatan Gunung Raya, Kabupaten Kerinci, Jumat (03/04/20) kamarin.
Unggahan ini telah ditonton 7.500 kali sejak dinaikkan pada Sabtu (4/4/2020).
Banyak yang bertanya-tanya mengenai kemunculan si loreng yang sempat direkam warga setempat.
"Ya, ada harimau berkeliaran di Desa Air Mumu. Ada videonya beredar di media sosial," ujar seorang warga sekitar kepada Tribunjambi.com (grup Tribunjateng).
Kemunculan harimau tersebut dia sebutkan membuat warga setempat waswas.
Warga takut si raja hutan mencelakai warga yang ingin pergi ke ladang.
"Warga khawatir dengan keadaan tersebut," katanya.
Kepala KPHP Kerinci, Neneng, membenarkan informasi tersebut.
Tim terpadu TNKS (Taman Nasional Kerinci Seblat) juga sudah turun ke lokasi melakukan pengecekan.
"Hasil pengecekan tim terpadu, kemungkinan dua ekor harimau tersebut merupakan anak dan induk," kata Neneng.
Kasi TNKS wilayah Kerinci, Nurhamidi, juga membenarkan hal itu.
Menurut dia harimau tersebut masuk perladangan, ini sudah dua hari.
"Kami di lokasi sekarang. Nanti akan ada satgas dari Jambi yang akan menangani juga," ujarnya.
Dia meminta kepada masyarakat agar waspada.
Terutama mereka yang ingin beraktivitas ke ladang di wilayah Gunung Raya.
"Kami dari TNKS minta warga hati-hati beraktivitas di ladang," imbaunya.
Perlu diketahui, harimau sumatera adalah subspesies terakhir yang tersisa di Indonesia.
Ratusan tahun lalu memang ada harimau bali (Panthera tigris balica) dan harimau jawa (Panther tigris sondaica), namun keduanya sudah dinyatakan punah.
Harimau bali dinyatakan punah pada 27 September 1937 dan harimau jawa sudah punah sejak 1980-an.
Hal yang sama kini mengincar harimau sumatera.
Sejak 2008 spesies ini sudah dimasukkan dalam kelompok terancam punah oleh The International Union for Comnservation of Nature (IUCN), statusnya kritis.
Sebuah studi yang diterbitkan jurnal Nature Communications, Selasa (5/12/2017), menyatakan bahwa populasi harimau sumatera telah mengalami penurunan drastis.
Pada tahun 2000 jumlah populasi harimau sumatera di alam liar sebanyak 742 ekor.
Angka ini turun menjadi 618 pada 2012. (*)
Artikel ini telah tayang di Tribunjateng.com
Videografer Tribunlampung.co.id/Ikhsan Dwi Nur Satrio
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/viral-harimau-dan-anaknya-muncul-di-perkebunan-warga-kerinci.jpg)