Virus Corona

TikTok Donasi Rp 5,9 Triliun untuk Perangi Virus Corona

TikTok menggelontorkan dana sumbangan dengan total 375 juta dolar AS (sekitar Rp 5,9 triliun).

Dok. BNPB
Perusahaan penyedia aplikasi media sosial TikTok menyerahkan bantuan uang tunai sebesar Rp 100 miliar kepada Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, pada Kamis (9/4/2020). 

Twitter sumbang 1 miliar dolar

CEO perusahaan media sosial Twitter, Jack Dorsey sumbang 1 miliar dollar AS dari saham milik platform digital Square ke Start Small Foundation untuk penanganan virus corona atau Covid-19 di seluruh dunia.

Square adalah platform pembayaran digital di mana Dorsey juga menjadi CEO-nya.

Dorsey mengumumkan aksinya itu lewat sebuah kicauan di akun Twitter pribadinya pada Selasa (7/4/2020).

Dorsey mengungkapkan bahwa jumlah sumbangan 1 miliar dolar AS (Rp 16 triliun) dari sahamnya di Square itu setara dengan 28 persen dari kekayaan bersihnya saat ini.

Adapun, kekayaan bersihnya berkisar 3,6 miliar dolar AS (Rp 59 triliun).

"Saya memindahkan 1miliar dollar AS dari ekuitas Square saya (itu senilai28 persen dari kekayaan saya) ke #startsmall LLC untuk mendanai bantuan COVID-19 global."

"Setelah kami melucuti pandemi ini, fokusnya akan beralih ke kesehatan dan pendidikan anak perempuan, dan UBI. Ini akan beroperasi secara transparan, semua aliran bisa dilacak di sini: https://t.co/hVkUczDQmz," tulis Jack dalam Twitnya.

Dalam tweet-nya, Dorsey juga menyematkan link Google Spreadsheet agar semua orang dapat melacak pengeluaran donasi tersebut.

Hal itu agar sesuai dengan niat Jack yang tertulis dalam tweet-nya.

Selain itu, Dorsey juga mengatakan bahwa setelah pandemi Covid-19 usai, uang donasi itu akan dialihkan untuk membantu menangani masalah kesehatan, pendidikan anak perempuan, dan Universal Basic Income (UBI).

Sebagaimana dirangkum KompasTekno dari TheVerge, Rabu (8/4/2020), Jack mengatakan bahwa pendonasian untuk kesehatan dan pendidikan anak perempuan mewakili solusi jangka panjang terbaik, untuk masalah eksistensial yang dihadapi dunia.

Tak hanya itu, Dorsey juga memberikan alasan mengapa dirinya melakukan donasi transparan.

Alasan tersebut juga ia sampaikan melalui Twitter-nya.

"Mengapa transparansi? Penting untuk menunjukkan pekerjaan saya sehingga saya dan orang lain dapat belajar."

Halaman
123
Sumber: Kompas.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved