Viral Pastor Menangis Tersedu, Misa di Gereja Sepi Mencekam Tanpa Umat

Suasana sepi dan seorang pastor menangis tersedu di mimbar altar tersebut viral di media sosial dan ramai dibicarakan netizen.

Tayang:
DAVID MCNEW / GETTY IMAGES / AFP
Viral Pastor Menangis Tersedu, Misa di Gereja Sepi Mencekam Tanpa Umat. FOTO ILUSTRASI: Gerhana bulan dengan latar depan salib di Los Angeles, California, 8 Oktober 2014. 

Sebelumnya ia menjabat Rektor Seminari Menengah St. Fransiskus Asisi Waena, Jayapura.

Pelaksanaan ibadah misa di gereja ini sudah tiga pekan berlangsung live streaming, sejak 22 maret sudah sedikit umat.

Dua minggu terakhir hanya petugas multimedia, yang lain ada di gereja.

Hikmah di balik pandemic virus Corona di Indonesia dan dunia, ia selalu mengimbau umat, setelah adanya wabah Corona ini, agar mengikuti imbauan pemerintah dan gereja. Ini demi kebaikan kita bersama.

“Kalau kita sombong dan membangkang, maka umat akan mengalami malapetaka. Ini akan menjadi tantangan buat kita. Jadi umat harus disiplin. Dengan situasi seperti ini, misa dari rumah, bukan berarti iman kita hilang.”

Paulus mengatakan, “Tuhan justru tantang, kita mau apa? Dengan kekuatan iman, kita dapat mengahapi semua kesulitan dan tantangan sesulita apa. Walaupun di rumah, iman harus tetap tumbuh, tidak boleh surut. Kita seperti diuji. Iman seperti besi ditempa, dalam bakaran api, besinya semakin kuat jika semakin lama dibakar,” kata Pastor Paulus Wolor

Pria kelahiran Larantuka, Nusa Tenggara Timur, tahun 1964 itu akan merayakan 25 tahun imamat pada Juni 2020.

Wowor pernah menggembalakan umat di Keuskupan Sibolga, Sumatera Utara selama 8 tahun; yaitu tugas Gunung Sitoli Nias, dan Sibolga lalu bertugas di Papua selama 8 tahun terakhir.

Kesaksian Kameramen: Kami Semangati Pastor Agar Berhenti Menangis

Setelah wawancara, Pater Paulus Wowor (pater adalah sebutan lain untuk pastor) memberikan nomor narahubung Hermanus Setiawan, Koordinator Multimedia Paroki Kristus Terang Dunia Waena.

Heri, sapaan Hermanus Setiawan, adalah blasteran Jawa-Flores.

Dari Heri, Warta Kota mendapatkan tautan YouTube tayangan tersebut.

Heri membenarkan tayangan misa live streaming pada Minggu Palma di Gereja Katolik Paroki Kristus Terang Dunia Waena, Jayapura, Minggu (5/4/2020), saat homili, Pastor Paulus Wolor menangis tersedu.

“Pas beliau sampikan homili atau khotbah, beliau tertunduk diam. Kami pun merasa kaget sebentar. Ternyata ada sedikit suara isak. Di situlah semua tim saya, merasakan situasi haru,” kata Heri kepada WartaKotaLive.com.

Ia melanjutkan, “Kami mengalami sedih juga di situ. Biasanya, banyak umat yang ikut perakan pada Minggu Palma, bahkan sampai meluber ke luar gereja, tetapi kali sepi. Tidak ada umat, karena memang dilarang datang misa ke gereja. Sedih memang. Kami menangis.”

Kata Heri lagi, “Mungkin di situlah pastor merasa sedih. Karena ibarat Yesus mengingat 12 rasulnya. Sedih memang dan kami pun meleleh, menangis semua. Jadi Pastor Paulus memang menangis. Mungkin dia menahan haru. Lama sekali terdiam. Beberapa detik. Sampai mungkin dia ambil napas. Jadi beberapa kali menangis.”

Tidak ingin larut dalam kesedihan yang mengganggu jalannya misa live streaming, akhirnya dan kru, mendukung semangat Pastor Paulus. Mereka sambal memberi jempol, supaya berhenti menangis, dan melanjutkan misa.

Halaman 3/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved