Tak Hanya Makan Telur Rebus dan Berjemur, Pasien asal Sumut Bagikan Tips Sembuh dari Corona
Selama dirawat, pasien corona sembuh dari Sumatera Utara ini banyak mengkonsumsi telur rebus, berjemur, dan melakukan hal lain
Penulis: heri | Editor: Heribertus Sulis
"Jadi sudah tidak pakai katanya-katanya lagi ya, ini data penelitian kita sendiri di Jakarta, pasti valid," ujar dia.
Penelitian lainnya, yaitu dilakukan pada tahun 2019 dan diikuti oleh 345 wanita hamil yang berasal dari Bandung Sukabumi, Waled dan Cimahi.
Peneliti Raden Tina Dewi Judistiani dan timnya, mempublikasikan hasil penelitian tersebut dalam BMC Pregnancy and Childbirth.
Hasilnya menunjukkan, paparan sinar matahari dengan intensitas UVB tertinggi adalah pukul 10.00 WIB sampai 13.00 WIB.
Kemudian paparan sinar matahari mulai merendah dari pukul 13.00 WIB sampai 15.00 WIB.
Hingga, sangat rendah pada pagi hari yaitu pukul 06.00 WIB sampai 07.00 WIB dan sore hari pada pukul 17.00 WIB hingga 18.00 WIB.
Bukan untuk membunuh virus corona
Ketua Aliansi Telemedis Indonesia Pumawan mengungkapkan, salah satu aktivitas yang dapat dilakukan selama berada di rumah adalah berjemur di bawah sinar matahari.
Menurutnya, berjemur cukup dilakukan selama 15 menit.
Hal itu dilakukan demi meningkatkan daya tahan tubuh di tengah wabah virus corona.
“Berjemur itu kita usahakan bukan yang pagi, yang jam 10.00 sampai jam 15.00, cukup 15 menit,” tutur Pumawan di Graha BNPB, Jakarta Timur, Minggu (28/3/2020).
“Jadi itu bukan untuk mematikan virus, tapi untuk meningkatkan daya tahan, imunitas,” imbuh dia.
Selain itu, untuk tetap menjaga kesehatan fisik, masyarakat dapat berolahraga di rumah.
Demi mengatasi kebosanan selama di rumah, ia mencontohkan aktivitas yang dapat dilakukan, misalnya berkebun, membersihkan rumah, hingga merintis usaha secara daring atau online.
Pumawan mengatakan, masyarakat dapat merintis bisnis pembuatan masker kain.
Juru bicara pemerintah untuk penanganan virus corona Achmad Yurianto sebelumnya menyebutkan, masker berbahan dasar kain dapat dijadikan alternatif untuk mencegah penularan virus.
“Sebenarnya masker kain sepanjang sampai di rumah kita cuci ya, besok ganti lagi, pakai yang sudah bersih, tidak masalah itu,” ucapnya.
Pumawan lalu menekankan pentingnya berpikir hingga bertindak positif untuk menghadapi wabah Covid-19 ini.
“Yang penting kita ini mesti berpikir positif, bersikap positif, bertindak positif,” kata dia.
Adapun jumlah kasus pasien positif Covid-19 di Indonesia sebanyak 1.155 kasus per Sabtu (28/3/2020).
Jumlah tersebut bertambah sebanyak 109 kasus dibanding data pada Jumat (27/3/2020).
Dari jumlah tersebut, 59 pasien dinyatakan sembuh sementara 102 pasien meninggal.
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Perdebatan Waktu Berjemur Paling Sehat, Ini Penelitian di Indonesia", https://www.kompas.com/sains/read/2020/04/04/190300323/perdebatan-waktu-berjemur-paling-sehat-ini-penelitian-di-indonesia?page=all.