Berawal dari Video Viral, Terungkap 16 Tahanan Polsek Kabur saat Dijemur karena Corona
Tahanan kabur saat dijemur karena corona tersebut terungkap ke publik setelah beredar video penangkapan tahanan yang diduga kabur.
TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BEKASI - Detik-detik tahanan polsek kabur saat dijemur untuk cegah wabah corona. Peristiwa tahanan kabur saat dijemur terjadi di Polsek Bekasi Kota.
Sebanyak 16 tahanan Polsek Bekasi Kota kabur saat dijemur untuk mencegah wabah virus corona.
Tahanan kabur saat dijemur karena corona tersebut terungkap ke publik setelah beredar video penangkapan tahanan yang diduga kabur.
Setelah ditelusuri, para tahanan kabur memanfaatkan kesempatan saat dijemur karena mencegah corona.
Detik-detik belasan tahanan polsek kabur saat dijemur di bawah matahari terjadi di samping ruang sel tahanan.
Tahanan kabur dengan cara mejebol teralis yang digunakan untuk membesuk.
• Kronologi Tahanan Kabur dari Sel Mapolsek, Gara-gara Sampah, 7 Tahanan Lari, 2 Ditembak
• Tak Hanya Makan Telur Rebus dan Berjemur, Pasien asal Sumut Bagikan Tips Sembuh dari Corona
• Usai Jebol Sel, 2 Tahanan Kabur dari Polsek Katibung Lalu Lompat dari Mobil Polisi
• 200 Tahanan Kabur, Warga Cemas dan Segera Mengunci Rumah
Tiga orang tahanan dikabarkan berhasil ditangkap, sedangkan 13 lainnya masih diburu.
Belasan tahanan Polsek Bekasi Kota, Polres Metro Bekasi Kota dikabarkan kabur pada Minggu (12/4/2020).
Kabar kaburnya tahanan itu dengan beredarnya sebuah video penangkapan kembali sejumlah tahanan yang kabur di tengah-tengah permukiman warga.
Berdasarkan informasi yang dihimpun maupun dari sumber yang enggan disebutkan namanya, sebanyak 16 tahanan kabur saat anggota Polsek Bekasi Kota menjemur tahanan di bawah matahari untuk pencegahan Virus Corona atau Covid-19.
Belasan tahanan itu dijemur di samping ruang tahanan.
Para tahanan kabur dengan cara menjebol jendela tralis besi yang biasa digunakan untuk membesuk tahanan.
Mereka kabur melewati ruang pelayanan SKCK kemudian keluar melalui pintu kecil belakang Polsek yang berbatasan langsung dengan area permukiman warga.
Hingga saat ini, sebanyak tiga tahanan berhasil kembali ditahan.