Kasus Corona di Lampung

Pemkot Metro Perpanjang Masa Belajar di Rumah Bagi Siswa hingga 28 April 2020

Perpanjangan waktu belajar di rumah dilakukan karena kondisi pandemi virus corona saat ini masih belum menunjukan penurunan.

Penulis: Indra Simanjuntak | Editor: Reny Fitriani
tribun lampung/indra
Kadisdikbud Metro Ria Andari. Pemkot Metro Perpanjang Masa Belajar di Rumah Bagi Siswa hingga 28 April 2020 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, METRO - Pemerintah Kota (Pemkot) Metro kembali memperpanjang masa belajar di rumah bagi siswa di wilayah setempat hingga 14 hari ke depan.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (DPK) Kota Metro Ria Andari mengatakan, pihaknya telah rapat bersama Sekkot perihal perpanjangan waktu belajar di rumah, yang rencananya akan dimulai 15 April sampai dengan 28 April.

Dijelaskannya, perpanjangan waktu belajar di rumah dilakukan karena kondisi pandemi virus corona saat ini masih belum menunjukan penurunan, khususnya yang terjadi di wilayah Provinsi Lampung.

Karenanya, Pemkot Metro kembali mengambil kebijakan untuk memperpanjang waktu belajar di rumah.

"Mudah-mudahan nanti tanggal 28 April kondisinya sudah ada penurunan, siswa bisa dimungkinkan lagi belajar di sekolah," bebernya, Senin (13/4/2020).

Cerita Siswa Belajar di Rumah, Mulai Tak Ada Gadget Tak Kumpul Tugas, Orangtua Repot Kirim Video 

Tips Ortu Temani Anak Belajar di Rumah Saat Libur Sekolah karena Corona

Tiba di Terminal Tipe A Rajabasa, 86 Santriwati Gontor Jawa Timur Dicek Suhu Tubuh oleh Petugas

Kecelakaan Tunggal di Tanjung Senang, Toyota Sienta Ringsek Tabrak Pohon di Pinggir Jalan

Pemkot Metro akan kembali melakukan evaluasi dan melihat kembali kondisi ke depan.

Namun demikian, jika situasi tidak memungkinkan untuk siswa berangkat ke sekolah, dinas akan kembali memperpanjang waktu belajar di rumah 14 hari.

"Keputusan kembali memperpanjangan masa belajar di rumah juga dilakukan dengan mempertimbangkan kondisi yang ada. Sebenarnya kita ingin siswa kelas 6 dan kelas 9 ini bisa melaksanakan ujian sekolah," ungkapnya.

Namun mempertimbangkan kondisi yang ada terutama keamanan siswa dan guru.

Karenanya, selama masa inkubasi ketiga, pihaknya akan kembali melakukan evaluasi perkembangan virus covid-19, apakah perlu diperpanjang hingga masa inkubasi ke empat.

"Tapi mudah-mudahan, harapan kita bersama virus ini segera berakhir. Agar siswa bisa kembali belajar di sekolah. Karena banyak orang tua yang juga menginginkan anak-anaknya belajar di sekolah," tuntasnya.

Satu PDP Rujukan

Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ahmad Yani Kota Metro kembali merawat satu pasien dalam pengawasan (PDP) Corona.

Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kota Metro Nasir AT menjelaskan, PDP berjenis kelamin perempuan berasal dari Kabupaten Pesawaran. Saat ini tengah menjalani perawatan intensif di ruang isolasi.

"PDP asal Pesawaran masuk ke Ahmad Yani sejak Rabu kemarin. Soal riwayat pasien masih ditelusuri. Karena yang bersangkutan ini rujukan dari Rumah Sakit Daerah Pesawaran. Pasien jenis kelamin perempuan berumur 21 tahun," bebernya.

Ia menambahkan, pasien dirujuk ke Ahmad Yani karena di RSUD Abdul Moelok penuh. (Tribunlampung.co.id/Indra Simanjuntak)

Sumber: Tribun Lampung
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved