Penculikan Bayi di Palembang Ternyata Hanya Rekayasa Babysitter
Karena uang gajinya tak cukup untuk membeli handphone tersebut, ia pun merencanakan aksi penculikan itu.
TRIBUNLAMPUNG.CO.ID - Seorang babysitter di Palembang terbukti merekayasa kasus penculikan.
Setelah terbukti, babysitter tersebut mengaku sama sekali tidak menyesal telah melakukannya.
Pasalnya selama ini ia mengaku memang sering berbohong, pada siapapun.
Romiati mengaku selama ini ia memang selalu berbohong.
"saya itu dari kecil suka sekali berbohong, tidak tahu,
• Unggah Foto Nikah dengan Ariel Noah, Putri Jamila Buka Suara
• VIDEO Viral Warga Tolak Bus Angkut Pekerja Migran Masuk ke Tempat Karantina
• 8 Hari Jalani Karantina di Islamic Center, 2 Pasien Positif Corona di Lampura Kondisinya Baik
• VIDEO Viral Polisi Lupa Lepas Masker saat Minum, Sang Jenderal Tertawa
saya berusaha jujur tapi yang saya katakan bohong," kata Romiati dikutip dari akun Youtube Tribun Sumsel.
Akibat sifatnya tersebut, Romiati mengaku sering membuat orang tuanya repot.
"orang tua saya sering saya buat pusing,
saya itu kadang merasa kasihaan kadang munafik, karena sebenarnya saya juga gak tau tujuan saya," kata Romiati.
"kalau tidak percaya tanya saja pacar saya, " tambahnya.
Malahan Romiati mengaku sama sekali tidak menyesali perbuatannya.
"gak menyesal, saya juga gak tahu kenapa gak nyesel," katanya.
Romiati mengatakan, aksi itu ia lakukan demi untuk membeli satu unit ponsel baru jenis iPhone 11 yang sudah lama diidamkannya.
Karena uang gajinya tak cukup untuk membeli handphone tersebut, ia pun merencanakan aksi penculikan itu.
"Uang saya tidak cukup untuk beli handphone. Rencananya mau beli iPhone 11, jadi buat rencana begitu," katanya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/penculikan-bayi-di-palembang-ternyata-direkayasa-babysitter.jpg)