Tribun Bandar Lampung
Komunitas Start Community Ajak Anak Peduli Sanitasi
Founder sekaligus Ketua Start Comunity Bagus Syahputra mengatakan, Star Community adalah komunitas yang bergerak dalam tiga bidang.
Penulis: Debby Rizky Susilo | Editor: Reny Fitriani
TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Mengajak anak-anak dan komunitas lainnya di Lampung untuk peduli terhadap masalah sanitasi adalah salah satu tujuan Start Community.
Founder sekaligus Ketua Start Comunity Bagus Syahputra mengatakan, Star Community adalah komunitas yang bergerak dalam tiga bidang.
Bidang-bidangnya adalah sosialisasi, edukasi, dan sanitasi.
"Hadir sebagai bentuk kepedulian kami untuk memulai langkah baru demi terciptanya perubahan nyata dalam kegiatan sosial yang saling mengedukasi dan bersama menerapkan sanitasi yang baik. Ini merupakan pengembangan dari gerakan kami dibidang sanitasi, mengenai kebersihan menstruasi yang masih dianggap tabu di masyarakat," jelas Bagus.
Nama Start Community sendrii merupakan akronim dari bidang yang jadi fokus komunitas ini, yaitu sosial (social), edukasi (education), dan sanitasi (sanitation).
• Komunitas Sahabat Laut Berdayakan Masyarakat Nelayan
• Komunitas CCI Lampung Bagikan 1.000 Masker dan Sembako Kepada Masyarakat
• Polda Lampung Bidik Eks Napi Asimilasi, Terbukti Melakukan Aksi Kejahatan Selama Corona dan Ramadhan
• Sambut Ramadhan, ACT Lampung Hadirkan Dapur Bersama
Start juga dipilih dengan pemaknaannya yang berarti mulai, sehingga komunitas ini dapat memulai gerakan-gerakan nyata.
"Kalau start berarti kita harus memulai, jangan hanya banyak berbicara tapi tidak memulai-mulai gerakan atau aksinya. Jadi di sini bagaimananya kita memulai dengan langkah yang baru dalam bentuk suatu komunitas yang bermanfaat bagi masyarakat," imbuhnya.
Start Community memiliki kegiatan sosialsisasi yang berupa roadshow. Untuk roadshow yang dilakukan adalah sosialisasi mengenai sanitasi dan kebersihan menstruasi kepada anak-anak SD dan komunitas di Lampung.
"Roadshow kami lakukan dengan sekolah dan komunitas dengan media dongeng. Sanitasi menstruasi kami berikan dalam bentuk dongeng dengan boneka tangan," jelas Bagus.
Selain itu juga membangun Start Community membangun Taman Baca Lentera Ilmu di Desa Banding Agung, Punduh Pidada, Pesawaran.
Ini adalah projek edukasi yang targetnya adalah literasi pada anak-anak di Desa Banding Agung.
Sekretaris Star Community Tria Fadilla mengatakan, tantangan dalam pelaksanaan kegiatan Star Community adalah prosedur pelaksanaan kegiatan.
Pernah mereka gagal menjalankan kegiatan di suatu daerah di Bandar Lampung karena masalah prosedur.
"Terkadang prosedur yang dilakukan untuk melakukan kegiatan cukup lama, kita harus survei, mengetahui lingkungan di sana, faktor sosial-budaya anak-anaknya, hingga dapat menentukan project dapat dilakukan atau tidak.di tempat itu. Pernah kita gagal menjalankan kegiatan dikarenakan prosedur yang harus menemui kecamatan, komunitas ini-itu dan sebagainya," cerita Tria.
Ia memaparkan, banyak pembelajaran yang bisa didapatkan di Star Community.