Pelaku Pembunuhan Sempat Beri Napas Buatan pada Korban
Diduga karena dalam pengaruh narkoba, lanjutnya melihat kelakuan korban, pelaku jadi emosi dan mendobrak pintu kamar yang dikunci oleh korban.
TRIBUNLAMPUNG.CO.ID - Terkait kasus pembunuhan Mireza Aditama (34) Warga Jalan Saili RT 04 Desa Tegal Rejo Kecamatan Lawang Kidul, terkuak fakta bahwa sebelum kejadian pelaku bersama 3 orang temannya yang lain sedang asyik pesta narkoba.
Hal ini diungkap oleh Kapolres Muaraenim, AKBP Donni Eka Saputra melalui Kasat Reskrim, AKP Dwi Satya Arian,Selasa,(28/4/2020).
Ia juga menjelaskan ketiga rekannya tersebut adalah DV, GG, dan pacar DV yakni DS.
"Mereka sudah kita mintai keterangan semua, menurut keterangan rekan-rekan pelaku, saat mereka ada, pelaku dan korban memang sempat ribut, dan rekan korban DV sempat melerai," katanya.
Namun lanjutnya ketiga rekan korban tak melihat aksi pembunuhan tersebut.
• Donald Trump Ternyata Tahu Kondisi Kim Jong Un
• Artis Inul Daratista Ancam Penjarakan Peneror Anaknya
• UPDATE Kasus Corona di Indonesia - 9.511 Positif, 1.254 Sembuh, dan 773 Meninggal
"Mereka pulang, dan menurut keterangan pelaku, setelah teman-temannya pulang, pelaku dan korban ribut kembali karena korban cemburu, pelaku punya Wanita idaman lain. Kemudian korban diminta mandi oleh pelaku, pelaku menunggu diluar kamar, namun saat di kamar mandi, korban menelponnya lewat video call dan memperlihatkan bahwa dia ingin bunuh diri," katanya.
Diduga karena dalam pengaruh narkoba, lanjutnya melihat kelakuan korban, pelaku jadi emosi dan mendobrak pintu kamar yang dikunci oleh korban.
"Dan setelah pintu terbuka, pelaku kemudian memukuli korban, dan membenamkan wajah korban ke wastafel dan kemudian menjeratnya menggunakan tali rafia, dan kurang puas, ia mengambil kabel antena dan menjeratkannya di leher korban," katanya.
Dijelaskan Dwi, setelah melihat korban tak bergerak lagi, pelaku panik dan ketakutan.
"Dia mencoba membangunkan korban, namun korban tak bergerak lagi, bahkan ia sempat memberikan nafas buatan kepada korban dan berharap korban bangun, setelah melihat korban benar-benar tak bergerak, iapun pergi ke rumah tetangganya yakni Sofyan untuk membawanya ke rumah sakit," katanya.
Ditambahkan Kasat, saat ini pelaku baru sadar setelah dari pengaruh narkoba.
"Kemarin saat hari pertama, dia masih halu, karena masih dalam pengaruh narkoba. Namun saat ini dia sudah mulai normal dan sudah bisa ditanyai dengan jelas," tambahnya.
Rumah Mewah Mertua
Teka-teki pembunuhan terhadap wanita di rumah mewah yang berlokasi di BTN Air Paku Kecamatan Lawang Kidul terjawab sudah.
Ibu dari tiga anak yang ditemukan tewas tanpa busana ternyata dibunuh suaminya sendiri.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/pelaku-pembunuhan-sempat-beri-napas-buatan-ke-korban.jpg)