Berita Nasional

Menteri Muhadjir Tegur Keras Anies Baswedan Saat Rapat yang Dipimpin Jokowi

Ketegangan antara Anies Baswedan dengan Muhadjir terjadi saat rapat kabinet terbatas virtual yang dipimpin Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Editor: wakos reza gautama
Kompas.com
Menko PMK Muhadjir Effendy. 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, JAKARTA - Persoalan bantuan sosial di tengah pandemi corona sempat membuat tegang Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dengan Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy.

Ketegangan antara Anies Baswedan dengan Muhadjir terjadi saat rapat kabinet terbatas virtual yang dipimpin Presiden Joko Widodo (Jokowi). 

Pada rapat terbatas itu diikuti beberapa menteri dan kepala daerah. 

Saat rapat tersebut, Muhadjir mengaku sempat menegur keras Anies Baswedan. 

"Kami dengan DKI sekarang sedang tarik-menarik cocok-cocokan data (penerima bansos)."

"Bahkan, kemarin saya dengan Gubernur agak tegang, agak saya tegur keras Pak Gubernur (DKI)," ujar Muhadjir dalam sebuah diskusi yang digelar secara virtual pada Rabu (6/5/2020).

Anggota DPRD dan Anggota TNI Terima Bansos, Anies Baswedan Akui Belum Sempurna

Pak RW Diduga Benturkan Kepala Warga Penerima Bansos di Tangerang, Polisi Ungkap Penyebabnya

Lerai Cekcok Bapak dengan Anak, Seorang Ibu Kena Bacok Parang

Polisi Duga Orangtua Sembunyikan YouTuber Ferdian Paleka

Peristiwa itu berawal dari rapat kabinet terbatas virtual.

Rapat dipimpin Presiden Joko Widodo bersama sejumlah kepala daerah, beberapa waktu lalu.

Dalam rapat, Anies melaporkan bahwa data warga miskin terbaru di DKI Jakarta mencapai 3,6 juta orang.

Anies, sebut Muhadjir, saat itu mengatakan bahwa Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan mengurus bansos bagi 1,1 juta warga di wilayahnya.

Sementara 2,5 juta orang sisanya akan mendapatkan bansos dari pemerintah pusat melalui Kementerian Sosial.

Muhadjir pun telah berkomitmen dengan kesepakatan tersebut.

Kemensos sendiri telah mengecek 2,5 juta orang miskin di DKI Jakarta.

Setelah proses verifikasi, mereka terdiri dari 1,3 juta kepala keluarga (KK).

Setelah itu, bansos yang didistribusikan pertama adalah dari Pemprov DKI.

Halaman
123
Sumber: Kompas.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved