Berita Nasional
Lawan Polisi Pakai Samurai, Begal di Medan Tewas Setelah Timah Panas Menembus Badan
Seorang begal motor di Medan, Sumatera Utara, Tewas setelah ditembak oleh polisi.
"Jadi pada tanggal 2 Mei, korban Rian Hadi Kesuma berangkat dari rumahnya di Perumahan Veteran Percut Sei Tuan menuju ke Rumah Sakit Haji sekitar pukul enam pagi."
"Di pertengahan jalan, diberhentikan oleh dua orang pelaku yang tidak dikenal."
"Mereka menghentikan kendaraan dan mengambil kuncinya dengan senjata tajam samurai dan parang."
"Lalu kendaraan korban diambil paksa dua orang pelaku," tutur Irsan.

Lebih lanjut, Irsan menyebutkan peran dari pelaku RRL alias K adalah mengambil motor sedangkan pelaku H berperan mengancam korban dengan samurai.
Ia menuturkan bahwa pihaknya terpaksa melakukan tindakan tegas terukur karena pelaku karena melakukan perlawanan.
"Lalu setelah melakukan pendalaman dengan Polrestabes Medan muncul lah inisial K setelah dilakukan pengembangan."
"Peran pelaku K ini adalah mengambil sepeda motor sedangakan pelaku H untuk mengancam para korban," beber Irsan.
Selanjutnya, ia menyebutkan pihaknya juga berhasil menangkap penadah curian senilai Rp 22,8 juta.
"Lalu ada pengembangan kita dapatkan 480 pelaku penadahnya berinisial AR alias A berumur 42 tahun warga Jalan Cendrawasih Mandala."
"Di mana ia berperan menjual sepeda motor kepada pelaku inisial I (DPO) senilai Rp 2.7 juta," pungkasnya.
Berakhir Tragis Dihajar Massa
Sebelumnya, begal motor berinisial MB (36) tewas mengenaskan setelah dihajar massa lantaran tertangkap basah saat merampok pengendara motor.
Aksi begal terjadi di Kampung Cicentang, Rawa Buntu, Serpong, Kota Tangerang Selatan, Banten, Jumat (8/5/2020) dini hari.
Menurut Kapolsek Serpong, AKP Supriyanto, kejadian berawal ketika korban, Raka (20) sedang duduk sendiri di atas motor.