Penemuan Mayat di Bandar Lampung
Dugaan Sementara Polisi, Mayat yang Mengapung di Kali Serpong Tewas karena Kecelakaan
Kapolsek menambahkan, dari pemeriksaan sementara tidak ditemukan luka-luka atau petunjuk yang mengarah ke dugaan pembunuhan.
Penulis: joeviter muhammad | Editor: Noval Andriansyah
TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Aparat kepolisian memastikan jenazah pria bernama Abdul Wahab (25) warga Kelurahan Talang, yang ditemukan Tewas mengapung di kali Serpong, Gedung Pakuon murni kecelakaan.
Warga di bantaran Kali Serpong, Kelurahan Gedung Pakuon, Telukbetung Selatan, Bandar Lampung, digegerkan penemuan mayat pria tanpa identitas, Senin (11/5/2020) sekira pukul 15.30 WIB.
Kapolsek Telukbetung Selatan Kompol Hari Budianto mengatakan korban tersebut memiliki riwayat penyakit epilepsi.
"Dari keterangan keluarga korban ini punya riwayat penyakit, jadi bukan korban pembunuhan," kata Kapolsek, Senin (11/5/2020).
Kapolsek menambahkan, dari pemeriksaan sementara tidak ditemukan luka-luka atau petunjuk yang mengarah ke dugaan pembunuhan.
• Warga Bandar Lampung Resah Aksi Curanmor Marak, Kapolresta: Cepat Lapor ke Polsek atau Polres
• BREAKING NEWS Warga Telukbetung Selatan Geger Ada Mayat Mengapung di Kali Serpong
• Warga Kaget Lihat Kondisi Pemilik Warung yang Tewas Dibunuh, Setengah Telanjang di Lantai
• Gelar Razia, Polres Kota Metro Sita Ratusan Petasan Berbagai Jenis
Menurutnya, di beberapa tubuh korban memang ada bekas luka kecil dan luka lecet akibat terbentur batu.
"Kemungkinan lecet karena terpeleset saat korban mandi di kali," katanya.
Dari keterangan keluarga korban dan warga sekitar, lanjut Kapolsek, korban memang sering terlihat mandi di kali tersebut.
"Sementara dugaan seperti itu, untuk lebih spesifik lagi harus divisum dulu. Karena itu kami bawa korban ke Rumah Sakit," tukasnya.
Tolak Diautopsi
Mayat yang ditemukan mengapung di Kali Serpong, Bandar Lampung, diketahui bernama Abdul Wahab (25).
Warga di bantaran Kali Serpong, Kelurahan Gedung Pakuon, Telukbetung Selatan, Bandar Lampung, digegerkan penemuan mayat pria tanpa identitas, Senin (11/5/2020) sekira pukul 15.30 WIB.
Keluarga Abdul Wahab, yang merupakan warga Jalan Dr Warsito, Kelurahan Talang, Telukbetung Selatan, Bandar Lampung, menolak untuk dilakukan autopsi.
Ayah korban, Nurdin (65) meyakini, anaknya murni kecelakaan saat bermain air di tepi Kali Serpong.
Hal inilah yang mendasari Nurdin untuk meminta kepada aparat yang melakukan evakuasi, agar segera membawa jenazah ke kediamannya.
"Saya minta anak saya langsung dibawa ke rumah saja," kata Nurdin kepada aparat pemerintah setempat yang ikut membantu evakuasi, Senin (11/5/2020).
Namun, permintaan tersebut ditolak pihak kepolisian.
Pasalnya, sesuai dengan prosedur dari pihak kepolisian agar jasad tersebut terlebih dahulu dilakukan identifikasi oleh pihak rumah sakit.
"Tetap harus kita bawa ke Rumah Sakit dahulu," ujar Kapolsek Telukbetung Selatan Kompol Hari Budianto.
Kapolsek menambahkan, setelah diidentifikasi termasuk mengetahui dugaan sementara penyebab kematian, baru jasad tersebut dipulangkan ke rumah duka.
"Sesuai protapnya kita bawa ke rumah sakit Bhayangkara, kalau memang keluarga menolak autopsi, nanti baru kita pulangkan," kata Kapolsek.
Sang Ayah Histeris
Nurdin (65), warga kelurahan Talang, Bandar Lampung, menangis histeris, lantaran tak kuasa melihat anak kandungnya Tewas mengapung di pinggir kali Serpong.
Warga di bantaran Kali Serpong, Kelurahan Gedung Pakuon, Telukbetung Selatan, Bandar Lampung, digegerkan penemuan mayat pria tanpa identitas, Senin (11/5/2020) sekira pukul 15.30 WIB.
Bahkan, Nurdin langsung berupaya menggendong anaknya naik dari pinggir kali, begitu mengetahui mayat tanpa identitas tersebut merupakan putranya yang dikethaui bernama Abdul Wahab (25).
Namun, upaya Nurdin dicegah oleh polisi.
"Anak saya, bukan (karena virus) corona, dia itu sakit epilepsi," ujar Nurdin, Senin (11/5/2020).
Sambil menangis, Nurdin mengatakan, memang anaknya sering mandi di kali tersebut.
Meski sudah berulang kali Nurdin memeringati sang anak, untuk tidak mendekati area sungai, namun putranya tersebut tetap kerap mandi di kali.
"Ya Allah, sudah sering diingatkan, masih saja kamu mandi nak," ucapnya histeris.
Diduga Warga Talang
Mayat tanpa identitas yang ditemukan di pinggir Kali Serpong, kelurahan Gedung Pakuon, Bandar Lampung, diduga warga Kelurahan Talang, Bandar Lampung.
Warga di bantaran Kali Serpong, Kelurahan Gedung Pakuon, Telukbetung Selatan, Bandar Lampung, digegerkan penemuan mayat pria tanpa identitas, Senin (11/5/2020) sekira pukul 15.30 WIB.
Dari penuturan warga yang melihat, diketahui mayat tersebut merupakan warga dari Kelurahan Talang.
"Iya ini orang Talang, saya sering lihat dia sering mandi di sini," ujar salah seorang warga saat diminta keterangan oleh polisi, Senin (11/5/2020).
Mayat tersebut diduga Tewas karena terpeleset saat bermain atau mandi di tepi kali.
"Namanya saya gak tahu, tapi orangnya seperti ada kelainan," sambung pria itu.
Abaikan Physical Distancing
Kasus penemuan mayat pria tanpa identitas di pinggir Kali Serpong, kelurahan Gedung Pakuon, Bandar Lampung, menjadi tontonan masyarakat sekitar.
Mayat pria itu ditemukan oleh salah seorang warga pada Senin (11/5/2020) sekira pukul 15.30 WIB.
Pantauan Tribunlampung.co.id, di lokasi kejadian penemuan mayat, warga berkerumun di pinggir kali menyaksikan proses evakuasi.
Padahal, imbauan pemerintah terkait physical distancing terus disuarakan, sebagai upaya pencegahan penyebaran virus corona (Covid-19).
Mayat pria tanpa identitas ditemukan warga sekira pukul 15.30 WIB.
Tak lama berselang aparat kepolisian mendatangi lokasi kejadian.
Saat ini mayat tersebut sudah dievakuasi dan dibawa ke RS Bhayangkara Polda lampung untuk dilakukan otopsi.
Penemuan Mayat
Warga di bantaran Kali Serpong, Kelurahan Gedung Pakuon, Telukbetung Selatan, Bandar Lampung, digegerkan penemuan mayat pria tanpa identitas.
Mayat tersebut mengapung tersangkut batu di tepi Kali Serpong, belakang PLTD Telukbetung.
Informasi dihimpun, mayat pria itu ditemukan oleh salah seorang warga pada Senin (11/5/2020) sekira pukul 15.30 WIB.
Dengan mengenakan celana pendek warna biru, mayat pria tersebut diperkirakan belum lama meninggal dunia.
Salah seorang warga sekitar, Faiz mengatakan, dilihat dari ciri-cirinya, mayat tersebut bukan warga Gedung Pakuon.
"Sepertinya bukan warga sini," katanya, Senin (11/5/2020).
Faiz menduga, pria tersebut mandi di kali dan hanyut hingga akhirnya tersangkut batu kali.
"Biasa di sini tempat anak-anak mandi sama main air," kata Faiz.
Sementara saat ini sejumlah anggota dari Polsek Telukbetung Selatan sedang berusaha mengevakuasi untuk dilakukan otopsi di RS Bhayangkara.
Warga di bantaran Kali Serpong, Kelurahan Gedung Pakuon, Telukbetung Selatan, Bandar Lampung, digegerkan penemuan mayat pria tanpa identitas.Mayat tersebut mengapung tersangkut batu di tepi kali serpong, belakang PLTD Telukbetung. (Tribunlampung.co.id/Joviter Muhammad)