Berita Nasional
Media Asing Puji Anies Baswedan Tangani Corona, Jokowi Dinilai Lambat
Anies Baswedan mengungkapkan rasa kecewa bahkan frustasinya pada pemerintah pusat terutama kementerian kesehatan
Namun hasil dari sampel orang-orang tersebut membuat Anies bingung lantaran hasilnya selalu negarif sampai akhir bulan Februari lalu.
"And then when the numbers started to go up continuously, at that time we were not allowed to do testing. So whenever we have cases, we send the samples to the [national government-controlled] national lab. And then the national lab will inform, positive or negative. By the end of February, we were wondering why it is all negative?"
"Dan kemudian ketika jumlahnya mulai naik terus, pada waktu itu kami tidak diizinkan melakukan pengujian. Jadi, setiap kali kami memiliki kasus, kami mengirimkan sampel ke lab nasional [yang dikendalikan pemerintah]. Dan kemudian lab nasional akan menginformasikan, positif atau negatif. Pada akhir Februari, kami bertanya-tanya mengapa semuanya negatif? "
Dalam wawancara tersebut, Anies pun mengungkap rasa frustasinya pada pemerintah pusat terutama Kementerian Kesehatan.
"From our side, being transparent and telling [people] what to do is providing a sense of security. But the Ministry of Health felt the other way around, that being transparent will create panic. That's not our view."
"Dari sisi kami, transparan dan mengatakan sebenarnya ke publik adalah bentuk memberikan keamanan bagi warga. Namun Menteri Kesehatan memandang berbeda, menurutnya tranparansi hanya bikin panik."
Anies Baswedan Dipuji Media Australia
Media asing Australia, menyamakan cara kerja Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, dengan Gubernur New York Andrew Cuomo.
The Sydney Morning Herald, dalam sebuah artikel yang dirilisnya pada Kamis (7/5/2020) mengatakan, upaya Anies Baswedan dan Andrew Cuomo dalam rangka menanggulangi virus corona di masing-masing negara tampak sama.
Hal ini bermula ketika Anies menyampaikan kritik pedasnya kepada Pemerintah Pusat.
Anies sebagai seorang Gubernur di Ibukota negara, mengklaim telah memantau dan melacak kasus potensial virus corona sejak Januari 2020.
Kala itu corona merebak di Wuhan, China, dan mulai menjalar ke negara-neagara lain di sekitarnya.
Termasuk di wilayah Asia Tenggara yakni di Singapura, Thailand, dan Malaysia.
Anies juga membantah klaim pemerintah yang mengatakan kurva infeksi virus corona mulai landai.
Menurutnya, jumlah kasus corona di Indonesia "jauh lebih tinggi" daripada yang ditunjukkan angka resmi.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/psbb-di-jakarta-mulai-berlaku-jumat-pemprov-dki-jakarta-distribusikan-bantuan-sembako.jpg)