Berita Nasional
6 Petani Tewas Terkena Jebakan Tikus di Sragen, Bupati Langsung Bereaksi
Sebanyak 6 petani tewas akibat terkena jebakan tikus dalam satu bulan terakhir. Diketahui awalnya, mereka melintas di sawah milik orang lain.
"Penggunaan setrum listrik untuk pengendalian tikus tidak direkomendasikan karena setrum listrik itu sangat berbahaya dan dapat mengakibatkan kematian baik seluruh hewan maupun orangnya," lanjut Eka.
Selain itu, listrik di sawah juga berbahaya apabila terjadi banjir karena air di sawah juga akan mengandung aliran listrik.
"Seluruhnya kami minta mengedukasi atau sosialisasi kepada masyarakat bahwa penggunaan listrik untuk setrum tikus tidak direkomendasikan atau tidak diperbolehkan," tegasnya.
Kasus petani tewas diterkam harimau
Sebelumnya, seorang petani tewas diterkam harimau saat sedang menunggu durian.
Peristiwa tersebut terjadi pada Minggu (22/12/2019).
Sebelumnya, kasus serupa pernah terjadi dan menelan tiga nyawa.
Dalam kasus terbaru, korban bernama Suwadi (57), warga Desa Pajar Bulan, Kecamatan Mulak Ulu, Lahat.
Menurut Jefri, perangkat desa yang turut mengevakuasi Suwadi, saat ditemukan, tubuh Suwadi sudah tak utuh.
Bahkan, kerangka dada korban tidak diketemukan.
"Dugaanya dan menurut warga korban dimakan harimau."
"Korban di kebun sendiri jadi tidak ada warga lain yang melihat."
"Selain berkebun kopi korban sedang menunggu buah duren (durian)," terang Jefri, dibincangi di RSUD Lahat.
Menurutnya, orang yang pertama kali menemukan korban adalah Polta (16), anak ketiga korban.
Polta saat itu akan mengantarkan beras kepada korban.