Takut Jadi Buruan Kolektor, 2 Peternak Tokek di Kota Bungo Jambi Disembunyikan Dinas Terkait
seorang remaja, warga negara Malaysia yang tinggal di Kalabakan,seharga Rp 25 miliar per ons. Satu kilogram sama dengan 10 ons. Jika dihitung maka t
TRIBUNLAMPUNG.CO.ID - Tokek sudah lama menjadi hewan populer dan mahal.
Tahun 2011, di Jambi tokek pernah membuat heboh karen harganya yang mahal.
Saat itu di Kabupaten Bungo ada dua orang petani yang membudidayakan tokek.
Namun keberadaan peternak tokek tersebut sangat dirahasiakan oleh dinas instansi terkait.
Mengapa dirahasiakan?
Pasalnya Dinas setempat kala itu khawatir petani peternak tokek menjadi buruan orang yang tidak jelas.

• Viral Tokek Dibeli Rp 10 Miliar, di Kalimantan Ada yang Berani Beli Tokek Rp 179 Miliar
• Vlogger Ini Tewas Saat Siaran Langsung Makan Kelabang dan Tokek Hidup-hidup
• Makan Ikan Berkepala Mirip Tokek, Dua Buruh Bangunan Tewas, Dua Lainnya Kritis
Pejabat di Dinas Peternakan dan Perikanan Kabupaten Bungo kala itu mengatakan keberadaan dua peternak tokek itu di bawah kepengawasan pihaknya.
Pasalnya, harga tokek diyakini bisa mencapai miliaran rupiah, jika beratnya telah diatas 3,5 ons.
"Saat ini kedua petani itu memiliki masing-masing tiga ekor tokek. Tapi kita sangat merahasiakan keberadan mereka," ujarnya kala itu.
Hal ini dilakukan untuk menjaga keamanan para petani tersebut karena hewan reptilia yang akhir-akhir ini diburu banyak orang.
"Kita takut mereka nanti menjadi korban tindak kejahatan dari orang yang ingin memiliki tokek tersebut," jelasnya.
Viral tokek dihargai Rp 10 miliar
Kabar terbaru tentang tokek tersiar dari Magelang.
Viral di media sosial tokek dibeli seharga Rp 10 miliar.
Baru-baru ini viral sebuah video yang menayangkan transaksi pembelian tokek seharga Rp 10 miliar.