Kasus Corona di Lampung
Keluhkan Demam dan Mual, 1 ODP Corona Asal Lampung Timur Meninggal Dunia
Tim Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Lampung mendata ada 1 orang dalam pemantauan (ODP) virus corona atau Covid-19 yang Meninggal Dunia.
Penulis: Bayu Saputra | Editor: Noval Andriansyah
TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Tim Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Lampung mendata ada 1 orang dalam pemantauan (ODP) virus corona atau Covid-19 yang Meninggal Dunia.
Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Lampung dr Reihana mengatakan, bahwa ODP Covid-19 tersebut merupakan warga Lampung Timur.
"Jadi tim medis telah menyatakan ODP tersebut Meninggal Dunia pada Senin (18/5/2020) pukul 10.00 WIB," kata Reihana, Selasa (19/5/2020).
Pasien berjenis kelamin laki-laki berusia (56) tahun tersebut, kata Reihana, tidak memiliki riwayat perjalanan keluar daerah.
Reihana menjelaskan, pada 11 Mei 2020 pasien tersebut mengeluhkan demam, mual dan tidak enak badan.
• Polres dan Tim Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Lamsel Ketatkan Penjagaan Antisipasi Warga Mudik
• Polisi Tak Temukan Tanda Kekerasan Pada Ibu Anak Satu yang Tewas Gantung Diri: Murni Bunuh Diri
• Pemkot Bandar Lampung Dukung Warga Salat Id di Rumah Masing-masing
• Ibu Anak Satu yang Tewas Gantung Diri Pernah Dirawat dan Lakukan Percobaan Bunuh Diri
Lalu, lanjut Reihana, pada 15 Mei 2020, pasien tersebut kembali mengeluh demamnya semakin tinggi disertai sakit tenggorokan, batuk dan sesak nafas.
"Kemudian pasien tersebut dibawa ke rumah sakit pemerintah di Metro dan dilakukan pengecekan rapid test dengan hasil non rekatif," jelas Reihana.
Namun, terus Reihana, berdasarkan foto thorax, hasilnya bronko pneumonia yang dialami oleh pasien tersebut.
Pada 18 Mei 2020 pukul 10.00 WIB, ucap Reihana, pasien ini dinyatakan Meninggal Dunia.
"Pemakaman jenazah tetap sesuai dengan pemulasaran jenazah Covid-19," terang Reihana.
Sementara itu, Reihana menambahkan, terdapat tambahan 1 pasien positif corona di Lampung.
Dengan demikian, sampai Selasa (19/5/2020), jumlah kasus pasien positif corona di Lampung menjadi 84 kasus.
Dengan rincian, 52 orang masih dalam perawatan, 26 orang dinyatakan sembuh dan 6 orang dinyatakan Meninggal Dunia.
Tambahan satu pasien positif corona tersebut merupakan warga Kabupaten Way Kanan.
Menurut Reihana, pasien tersebut berjenis kelamin laki-laki berusia 17 tahun itu, pernah bekerja selama tiga bulan di rumah makan yang ada di Jakarta.