Breaking News:

Ramadan 2020

Zakat Fitrah bagi Ibu Hamil dan Bayi Dalam Kandungan

Umumnya umat Islam di Indonesia akan membayar zakat fitrah dalam bentuk makanan pokok yakni, beras.

Banjarmasinpost.co.id
Ilustrasi - Hukum zakat fitrah bagi ibu hamil dan bayi dalam kandungan. 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID – Menunaikan zakat fitrah merupakan sebuah kewajiban bagi setiap Muslim.

Terlebih, zakat fitrah adalah salah satu rukum Islam.

Kali ini Tribunlampung coba membagikan hukum zakat fitrah bagi ibu hamil dan bayi di dalam kandungan. 

Sepeti diketahui, zakat fitrah dibayar sebelum pelaksanaan salat Idul Fitri.

Umumnya umat Islam di Indonesia membayar zakat fitrah dalam bentuk beras.

Bacaan Niat Bayar Zakat Fitrah untuk Sendiri dan Keluarga

Doa Niat Zakat Fitrah untuk Diri Sendiri, Istri, Anak Laki-laki dan Perempuan

Doa dan Tata Cara Salat Lailatul Qadar

Menu Buka Puasa Sayur Bening Oyong Ceker, Bahan dan Cara Buat Sayur Bening Oyong Ceker

Namun ada juga sebagian di antaranya mengganti beras dengan uang senilai dengan nishob yang telah ditetapkan.

Baiknya pembayaran zakat fitrah disegerakan selama bulan puasa Ramadan belum berakhir, atau ketika sedang menjalankan ibadah puasa.

Syariat Islam telah mengatur tata cara pelaksanaan zakat fitrah mulai dari siapa saja yang wajib membayarnya, besaran zakatnya hingga siapa saja yang berhak menerima zakat tersebut.

Nadhira (26 tahun) lewat sebuah program konsultasi syariah kerjasama antara tribunnews.com dengan Dompet Dhuafa mengajukan sebuah pertanyaan.

Bagaimana hukumnya Zakat untuk Ibu Hamil? apakah anak di dalam kandungannya juga perlu dizakatkan?

Halaman
12
Editor: Heribertus Sulis
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved