Putra Hary Tanoesoedibjo Menangi Lelang Motor Listrik Jokowi Rp 2,55 Miliar

Kemudian, pelelang kedua tersebut menawar motor listrik yang bertanda tangan Presiden Jokowi itu seharga Rp 2,55 Miliar.

Editor: taryono
kompas.com
Putra Hary Tanoesoedibjo Menangi Lelang Motor Listrik Jokowi Rp 2,55 Miliar 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID - Motor listrik Gesits bertanda tangan Presiden Joko Widodo kembali laku dilelang seharga Rp 2,55 miliar.

Seperti diketahui, motor listrik Gesits ini gagal dilelang oleh warga Jambi bernama M Nuh yang mengaku sebagai pengusaha dan menawar motor listrik seharga Rp 2,55 Miliar.

Namun, setelah ditelusuri, M Nuh adalah buruh harian lepas.

Pemenang lelang adalah Warren Tanoesoedibjo.

Warren merupakan putra dari Ketua Umum Partai Perindo Hary Tanoesoedibjo.

UPDATE Corona di Lampung 22 Mei, Positif Covid-19 Tembus 105 Kasus, Sembuh 34

VIDEO Harga Daging Sapi di Bandar Lampung Tembus Rp 140 Ribu per Kg Jelang Lebaran

Download Unduh Kesayanganku Lagu Al Ghazali Cover Kangen Band

Kapan Lebaran 2020? Kemenag Gelar Sidang Isbat Hari Ini Mulai Jam 16.45 WIB

Sespimmen Dikreg 60 Gelar Doa Lintas Agama Dalam Menghadapi situasi Pandemi Virus Covid-19

Penggagas Konser Berbagi Kasih dengan Bimbo, Olivia Zalianty, menjelaskan, setelah M Nuh gagal melelang motor listrik tersebut, ia menghubungi pelelang yang berada di bawah penawaran M Nuh.

Kemudian, pelelang kedua tersebut menawar motor listrik yang bertanda tangan Presiden Jokowi itu seharga Rp 2,55 Miliar.

"Sebelum M Nuh, kemudian saya hubungi yang melakukan penawaran waktu itu Warren Tanoesoedibjo, ternyata masih usia 19 tahun dan beliau menyatakan ingin sekali untuk membeli motor bertanda tangan presiden," kata Olivia dalam konferensi pers di Graha BPNP, Jakarta, Jumat (22/5/2020).

"Dan beliau siap membeli dengan harga yang sama dengan harga yang ditentukan pemenang lelang," sambungnya.

Di tempat yang sama, Hary Tanoesoedibjo, yang mewakili Warren, mengatakan bahwa pelelangan motor listrik tersebut tidak perlu dipermasalahkan.

Sebab, panitia acara sudah bekerja profesional dan sesuai dengan prosedur.

"Ketika pemenang pertama gagal atau tidak bisa meneruskan dan pemenang kedua dihubungi panitia, apa mau menyamakan harga dengan pelelang pertama, dan angkanya tidak jauh dan apakah mau meningkatkan nilainya, akhirnya, diputuskan untuk menyesuaikan angkanya," kata Hary Tanoesoedibjo.

Hary juga mengatakan, Warren juga sudah meminta izin kepada dirinya untuk mengikuti lelang motor listrik Gesits tersebut dengan menggunakan uang tabungan pribadinya.

"Jadi dia izin dari tabungannya apa bisa dipakai untuk menyumbang untuk itu. Ya silahkan saja kalau tergerak untuk itu," ujarnya.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com

Sumber: Kompas.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved