Lebaran 2020

Tata Cara Salat Idul Fitri di Rumah Menurut Kemenag Lampung

Wasril menjelaskan ketentuan salat Idul Fitri di rumah yakni jumlah jamaah minimal empat orang.

Penulis: Bayu Saputra | Editor: Daniel Tri Hardanto
Tribunlampung.co.id/Bayu Saputra
Plt Kakanwil Kemenag Lampung Wasril Purnawan. 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Salat Idul Fitri 1441 Hijriah tidak akan sama seperti tahun-tahun sebelumnya.

Karena ada pandemi corona (Covid-19), umat Muslim diimbau melaksanakan salat Idul Fitri di rumah.

Hal itu disampaikan Plt Kakanwil Lampung Wasril Purnawan.

“Kita harus menjalankan physical distancing. Artinya, kita harus menjaga jarak fisik untuk mencegah penyebaran Covid-19,” kata Wasril kepada Tribunlampung.co.id, Jumat (22/5/2020).

Wasril menjelaskan ketentuan salat Idul Fitri di rumah yakni jumlah jamaah minimal empat orang.

Niat Salat Idul Fitri 1441 H dalam Bahasa Arab, Latin serta Terjemahannya

Panduan Salat Idul Fitri di Rumah dari MUI Lampung

Riana Masak Ukah-ukah untuk Arinal, Eva Bikin Opor buat Herman HN

Tak Bawa Surat Jalan, Kendaraan Mau Masuk Bandar Lampung Harus Putar Balik

Satu orang sebagai imam dan tiga jamaah sebagai makmum.

"Kafiat salatnya mengikuti ketentuan. Usai salat Id, khatib melaksanakan khotbah dengan mengikuti ketentuan," jelasnya.

Jika jumlah jamaah kurang dari empat orang atau jika tidak ada yang mampu menjadi khatib, salat Id boleh dilaksanakan berjamaah tanpa khotbah.

Jika salat Id dilakukan sendiri (munfarid), ketentuannya dalah berniat salat Id, dilaksanakan dengan bacaan pelan (sirr).

Tata cara pelaksanaannya mengacu pada panduan kafiat salat Id berjamaah dalam fatwa ini dan tidak ada khotbah.

Adapun panduan kaifiat salat Idul Fitri berjamaah di antaranya pertama sebelum salat disunahkan untuk memperbanyak bacaan takbir, tahmid, dan tasbih.

Salat dimulai dengan menyeru “ash shalata jami’ah” tanpa azan dan iqamah.

Memulai dengan niat salat idul fitri, yang jika dilafalkan berbunyi: Ushhali sunnatan li idil fithri rak’ataini, lalu membaca takbiratul ihram sambil mengangkat kedua tangan.

Membaca takbir sebanyak 7 kali (di luar takbiratul ihram) dan di antara tiap takbir itu dianjurkan membaca “Subhanallah walhamdulillah wala ilaha illallah wallahu akbar”.

Membaca surat Al-Fatihah diteruskan membaca surat yang pendek.

Sumber: Tribun Lampung
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved