Tribun Lampung Selatan

Banjir Rob Landa Pesisir Lampung Selatan, Nelayan Diminta Waspada Gelombang Tinggi

Salah satu wilayah yang terdampak banjir rob adalah kawasan PPI Bom Kalianda, Lampung Selatan

Tribunlampung.co.id/Dedi
Ilustrasi - Kondisi dermaga PPI Bom Kalianda yang menjadi sentra nelayan. 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, KALIANDA – Banjir rob (air laut yang naik ke darat) melanda sejumlah kawasan di pesisir Kecamatan Rajabasa, Kabupaten Lampung Selatan, Provinsi Lampung.

Salah satu wilayah yang terdampak banjir rob adalah kawasan PPI Bom Kalianda.

Air laut naik sampai pada kawasan pelelangan ikan.

Di Desa Canti dan Banding, air laut sempat naik hingga ke jalan yang berada di bibir pantai.

“Dua hari terakhir memang laut agak pasang. Dini hari tadi pasang laut cukup tinggi,” kata Kiki, warga Canti, Senin (25/5/2020).

FOTO Suasana Jalan Tol Lampung Ruas Bakauheni-Terbanggi Besar

Puluhan Hektare Tanaman Padi Siap Panen di Palas dan Sragi Roboh Diterpa Angin Kencang

Masyarakat yang tinggal di kawasan pesisir serta para nelayan yang hendak melaut diminta waspada.

Kepala Kantor BMKG Maritim Panjang, Andi Cahyadi menjelaskan, adanya pasang tinggi air laut dalam dua hari terakhir dikarenakan effect ekor tropical siklon mangga yang terjadi di barat daya samudra Hindia.

Menurut dirinya, gelombang tinggi 2,5 meter hingga 4 meter berpotensi di perairan teluk Lampung bagian selatan.

Sementara untuk gelombang tinggi 4 meter hingga 6 meter berpotensi terjadi di perairan barat Lampung.

Ia mengatakan, bisa saja kawasan pesisir Lampung Selatan turut terdampak adanya pasang tinggi.

Karena untuk di kawasan teluk Lampung bagian selatan potensi gelombang hingga mencapai 4 meter.

“Bisa saja, sebab kawasan pesisir. Karena untuk di laut lepas ketinggian gelombang laut mencapai 4 meter,” kata dia.

Pihaknya mengingatkan masyarakat yang tinggal di kawasan pesisir serta nelayan yang melaut untuk mewaspadai potensi pasang tinggi yang dapat berpotensi terjadi hingga 2 hari ke depan.

(Tribunlampung/Dedi Sutomo)

Penulis: Dedi Sutomo
Editor: wakos reza gautama
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved