Dibegal di Perairan Lampung, Warga Australia Kelaparan di Kapal Yacht
Pria berusia 70 tahun itu dibegal saat berlayar bersama kapal yacht-nya di Perairan Kuala Teladas Tulangbawang, Lampung.
TRIBUNLAMPUNG.CO.ID - Nasib apes dialami warga Australia bernama Tadeusz Novysky.
Pria berusia 70 tahun itu dibegal saat berlayar bersama kapal yacht-nya di Perairan Kuala Teladas Tulangbawang, Lampung.
Peristiwa itu terjadi pada 24 Mei 2020.
Dari kapal dengan lambung Hoopla itu, para begal berhasil menggondol beberapa peralatan kapal.
Adapun korban dalam kondisi baik dan tidak mengalami luka.
Bagaimana kronologi perampokan tersebut?
Kepala Bidang Humas Polda Lampung Kombes Zahwani Pandra Arsyad menjelaskan berdasarkan keterangan pemilik kapal, Tadeusz Novysky (70), peristiwa itu berawal saat korban berlayar dari Australia menuju Jakarta pada 22 Mei 2020.
Warga Australia tersebut bermaksud menjual kapal yacht berukuran kecil itu di Jakarta.
"Dalam perjalanan, korban singgah di Batam," kata Pandra.
Kemudian, dari Batam korban meneruskan berlayar menuju Jakarta menyusuri pantai timur Sumatera.
Pada 24 Mei 2020, diduga kapal korban dihadang kawanan begal di Perairan Kuala Teladas.
Beberapa peralatan kapal layar itu digondol kawanan begal, sehingga kapal mengalami kendala.
Kapal itu lalu menyusuri Perairan Kuala Teladas dengan kemudi manual dan mengalami kehabisan bahan bakar minyak (BBM).
"Korban sempat memencet sinyal EPIRB atau Emergency Positioning Indicating Record Beacon," kata Pandra.
Pandra mengatakan, sebenarnya EPIRB adalah alat yang diperuntukkan untuk masalah besar seperti kapal karam, tenggelam dan lainnnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/kapal-yacth-yang-menjadi-korban-perompakan.jpg)