Kapal Dirompak Terdampar di Tuba

Pelaku Perompakan Kapal Asal Australia Diduga 10 Orang, 4 Diantaranya Bawa Senpi

Kabid Humas Polda Lampung Kombes Pol Zahwani Pandra Arsyad mengatakan pelaku perompakan kapal layar Hoopla diduga lebih dari satu orang.

Penulis: hanif mustafa | Editor: Reny Fitriani
Dokumentasi Humas Polda Lampung
Kapal Yacth yang menjadi korban perompakan. Pelaku Perompakan Kapal Asal Australia Diduga 10 Orang, 4 Diantaranya Bawa Senpi 

"Itu tanggal 22 Mei 2020, sekira pukul 24.00 wib," kata Pandra.

Terombang-ambing Selama 5 Hari 

Kapal layar berbendera Australia jadi yang diduga jadi korban perompakan, ternyata sempat terombang-ambing selama lima hari di perairan Tulangbawang

Informasi yang dihimpun, kapal layar berjenis yacht bernama Hoopla milik warga negara asing (WNA) Australia menjadi korban perampasan pada Jumat 22 Mei 2020, sekira pukul 24.00 wib.

Kapal yang hanya berawak satu orang dan juga pemilik kapal Kadeus Nobisqi (70) warga Australia dirampok sekitar perairan Ogan Komering Ilir (OKI) Provinsi Sumatera Selatan.

Setelah menjadi korban pencurian dengan kekerasan, kapal hoopla terombang ambing hingga ditemukan oleh pihak berwajib pada Senin 25 Mei 2020 di Perairan Tulangbawang.

Kapal Yacth yang menjadi korban perompakan.
Kapal Yacth yang menjadi korban perompakan. (Humas Polda Lampung)

Saat dikonfirmasi, Kabid Humas Polda Lampung Kombes Pol Zahwani Pandra Arsyad membenarkan peristiwa tersebut.

"Benar, aksi pencurian di sekitar perairan OKI Sumatera Selatan," ungkapnya, Rabu 27 Mei 2020.

Kata Pandra, korban sempat memencet sinyal EPIRB atau Emergency Positioning Indicating Record Beacon untuk meminta bantuan.

"Namun karena peralatan elektronik, beserta genset dibawa kawanan pencuri maka, alat tersebut mati," ujarnya.

Pandra menambahkan kapal WNA tersebut terombang-ambing hingga di perairan Kuala Teladas Tulang Bawang.

"Korban saat ini dalam kondisi baik dan tidak mengalami luka, saat ini masih diatas kapal dan kami suplai bahan pokok makanan," tandasnya.

Kapal Yacht yang dinahkodai Mr Nowicki Tadeusz asal Australia terdampar di perairan Kuala Teladas, Kecamatan Dente Teladas, Kabupaten Tulangbawang.

Kapal tersebut diduga korban kejahatan perompak yang menjarah barang berharga di dalam kapal ketika tengah berlayar dari Australia Jakarta.

Kasat Polairud Tulangbawang Ipda Iwan, membenarkan penemuan kapal tersebut di perairan Tulangbawang.

Iwan menduga, perompakan kapal tersebut terjadi di laut Sibur Tanjung Manjangan, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Sumatra Selatan.

Halaman
123
Sumber: Tribun Lampung
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved