Berita Nasional

Istri Digebuki Suami: Saya Selalu Kasihan Kalau Dia Masuk Sel

Saya sudah tidak tahan dengan perlakuan kasar suami saya. Dia bahkan kerap tuduh saya gelapkan perhiasan emas milik kami

Tayang:
TRIBUNPAKANBARU.COM
Ilustrasi penganiayaan. 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID - Istri digebuki suami berkali-kali hingga menyebabkan lebam di sekujur tubuh. Kasus KDRT tersebut terjadi di NTT.

Seorang wanita warga Kelurahan Solor, Kecamatan Kota Lama, Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur ( NTT), Yovi Baun (46), melaporkan suaminya, TO (46), ke Kepolisian Sektor Kelapa Lima.

Yovi Baun yang keseharian bekerja sebagai asisten rumah tangga (ART) ini melaporkan suaminya ke polisi atas kasus penganiayaan yang dialaminya.

Menurut Yovi, suaminya yang bekerja buruh serabutan itu, kerap menganiaya hingga menyebabkan luka di sekujur tubuh. 

Buntut Sindiran Aurel Hermansyah, Raul Lemos: Kesabaran Ada Batasnya

Serda Hasanuddin Meninggal, Anggota TNI Ditembak karena Selingkuhi Istri Polisi

Sule Bikin Acara Komedi Baru di MNC TV, Pisah dengan Andre Taulany?

“Saya sudah tidak tahan dengan perlakuan kasar suami saya.

Dia bahkan kerap tuduh saya gelapkan perhiasan emas milik kami,” ungkap Yovi kepada sejumlah wartawan, Jumat (29/5/2020).

Kasus penganiayaan, lanjut Yovi, bermula ketika dia baru selesai mengerjakan pekerjaan rumah tangga di rumah majikannya.

Setelah itu, ia pulang ke rumah menyiapkan makan bagi suami dan anak.

Saat tiba di rumah, sang suami justru marah dan menuduhnya menggelapkan perhiasan emas.

“Saya takut dipukul sampai mati, makanya saya teriak.

Untung ada tetangga yang datang melerai dan bawa saya ke rumah sakit,” kata Yovi.

Meski kerap melaporkan sang suami ke polisi, kata dia, namun sering berujung damai.

"Saya selalu kasihan kalau dia masuk sel makanya saya selalu maafkan dia.

Tapi kali ini saya sudah tidak bisa maafkan perbuatannya.

Biar diproses hingga tuntas,” kata dia.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved