Tribun Bandar Lampung

Aptisi Lampung Apresiasi Kuliah New Nomal di UBL

Aptisi pun melakukan kunjungan langsung untuk berdiskusi tentang bagaimana penerapan perkuliahan new nomal di UBL.

Dok Humas UBL
Rektor UBL Yusuf Barusman menjelaskan penerapan perkuliahan new normal di hadapan Aptisi Wilayah II-B Lampung di Ruang Rapat Rektorat lantai III Kampus A UBL, Kamis (4/6/2020). 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Penerapan perkuliahan new nomal di Universitas Bandar Lampung (UBL) mendapatkan perhatian khusus dari Asosiasi Perguruan Tinggi Swasta Indonesia (Aptisi) Wilayah II-B Lampung.

Aptisi pun melakukan kunjungan langsung untuk berdiskusi tentang bagaimana penerapan perkuliahan new nomal di UBL.

Ketua Aptisi Wilayah II-B Lampung Firmansyah Y Alfian bersama puluhan pimpinan dan utusan perwakilan dari berbagai perguruan tinggi swasta (PTS) disambut langsung oleh Rektor UBL Yusuf S Barusman di lantai III Ruang Rapat Rektorat UBL, Kamis (4/6/2020).

Firmansyah mengapresiasi kesediaan UBL yang memberikan kesempatan kepada Aptisi untuk berdiskusi dan berbagi pengalaman mengenai penerapan perkuliahan new normal.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada Rektor UBL Prof Yusuf yang telah memfasilitasi teman-teman yang tergabung di Aptisi Lampung untuk berbagi pengalaman dan mendapatkan penjelasan bagaimana penerapan new normal di UBL," kata Firman.

Hadapi New Normal, Kampung Tangguh Metro Siap Terapkan Protokol Kesehatan Ketat

Pascasarjana UBL Mulai Kuliah di Masa New Normal

Ditegur karena Tak Pakai Masker, 2 Pria di Bandar Lampung Cekcok dengan TNI AL

Jual Satwa Dilindungi, Warga Kotabumi Terancam 5 Tahun Penjara

"UBL bukan hanya menjadi PTS yang pertama di Lampung dalam penerapan perkuliahan new normal, bahkan mendahului perguruan tinggi negeri (PTN) lainnya. Oleh karena itu, kita ingin tahu bagaimana persiapan dan pelaksanaanya di lapangan,” lanjutnya.

Yusuf Barusman mengaku bangga atas kunjungan Aptisi.

“UBL patut berbangga karena hari ini mendapatkan kunjungan dari pimpinan dan perwakilan dari puluhan PTS di Lampung untuk melihat langsung penerapan perkulihan new normal di UBL," kata Yusuf.

"Ya kita memutuskan untuk move on setelah sekian bulan menjalani semua proses dan interaksi antara dosen, mahasiswa dan karyawan secara daring. Bapak Presiden juga telah mengatakan bahwa kita harus berdamai dengan Covid-19, karena dampaknya bukan hanya pada bidang kesehatan akan tetapi meluas ke bidang ekonomi, sosial dan lainnya," tambah dia.

"Oleh karena itu, setelah melakukan rapat secara intensif dan berbagai persiapan dokumen dan fasilitas maka kita putuskan untuk memulai perkuliahan tatap muka new normal di UBL pada 30 Mei untuk program pascarjana dan 2 Juni untuk program sarjana dengan penerapan protokol kesehatan pencegahan Covid-19 yang ketat,” terang Yusuf.

Wakil Rektor I UBL Hery Riyanto menjelaskan, keterlibatan berbagai pihak sebelum menerapkan perkuliahan new normal di UBL.

“UBL membuat Tim Gugus Tugas Covid-19 dimana saya menjadi ketuanya, yang bertugas merumuskan, mempersiapkan dan mengkomunikasikan kepada semua pihak terutama pihak keamanan dalam hal ini TNI dan Polri," kata Hery.

"Bahkan tim gabungan dari pihak TNI dan Polri datang ke UBL meminta penjelasan secara langsung mengenai prosedur dan peninjauan fasilitas standar protokol kesehatan pencegahan Covid-19," imbuh dia.

"Kesiapan new normal UBL sangat diapresiasi oleh Tim Gugus Tugas Covid-19 Polda Lampung bidang pendidikan sekaligus Kepala Sekolah Polisi Negara (SPN) Polda Lampung AKBP Sri Winugroho dan menyatakan hal ini dapat diadopsi oleh institusi lainnya di bidang pendidikan,” tutup Hery. (Tribunlampung.co.id/Muhammad Hardiansyah Kusuma)

Penulis: Muhammad Hardiansyah Kusuma
Editor: Daniel Tri Hardanto
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved