Kim Yo Jong Adik Pemimpin Korut Kim Jong Un Janji Gunakan Militer Ancam Korea Selatan

"Sangat penting untuk memastikan mereka sudah merasakan hasil dari perbuatan mereka," kata Kim adik, merujuk kegagalan Seoul menghentikan propaganda t

Editor: Romi Rinando
REUTERS
Kim Jong Un (kiri) dan adik perempuannya Kim Yo Jong (kanan) saat menghadiri pertemuan dengan Presiden Korea Selatan Moon Jae-in pada 27 April 2018 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID  - Adik Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un, Kim Yo Jong, mulai menggulirkan ancaman terhadap negara tetangga Korea Selatan (Korsel).

Dalam ancamannya, Kim adik menyatakan mereka akan "mengambil tindakan" kepada Korsel, dan memercayakan militer untuk mengeksekusinya.

"Saya kira ini waktu yang tepat untuk memutuskan hubungan dengan otoritas Korea Selatan. Kami akan segera bersikap," kata Kim Yo Jong.

Sejak pekan lalu, Korea Utara melontarkan serangkaian kecaman kepada Korea Selatan, buntut kampanye anti-Pyongyang dari para pembelot.

Kim mengatakan, dia akan menggunakan kekuasaan sesuai yang diamanatkan dari sang kakak, Kim Jong Un selaku pemimpin tertinggi, Partai Buruh, dan negara.

Ilustrasi Kim Yo Jong, adik perempuan Kim Jong Un. Pemimpin Korut Kim Jong Un Dikabarkan Meninggal, 3 Rumor The Rocket Man yang Beredar.
Ilustrasi Kim Yo Jong, adik perempuan Kim Jong Un. Pemimpin Korut Kim Jong Un Dikabarkan Meninggal, 3 Rumor The Rocket Man yang Beredar. (Jorge Silva/REUTERS)

 

 

Sempat Dikabarkan Meninggal, Terbaru Kim Jong Un Kembali Muncul Pimpin Rapat Politbiro Partai Buruh

Kim Jong Un Perintahkan Suami Istri Ditembak Mati, Mencoba Kabur karena Kelaparan

Setelah Kim Jong Un Muncul, Korut dan Korsel Malah Baku Tembak

 

"Saya memberi instruksi kepada departemen militer yang bertanggung jawab menangani musuh untuk mengambil tindakan," kata Kim adik.

Kim junior menuturkan dikutip KCNA, hak untuk bersikap melawan "musuh" nantinya akan diserahkan kepada Staf Jenderal Korea Utara.

Dilansir AFP Sabtu (13/6/2020), Kim adik tidak menjabarkan seperti apa tindakna yang bakal dilaksanakan oleh militer Korut.

Namun, diyakini ancamannya mengarah penghancuran Kantor Perwakilan Bersama yang terletak di kota perbatasan Korut, Kaesong.

"Tak lama kemudian, pemandangan tragis dari kantor penghubung bersama Utara-Selatan yang tak berguna ini akan terjadi," ancamnya.

Sosok Kim Yo Jong yang Disebut Bisa Lebih Kejam dari Kim Jong Un
Sosok Kim Yo Jong yang Disebut Bisa Lebih Kejam dari Kim Jong Un (via kompas.com)

 
Pekan lalu, perempuan yang merupakan penasihat bagi Kim Jong Un itu mengecam Seoul karena tak menindak pembelot yang menyebarkan propaganda anti-Pyongyang di perbatasan.

Sejak saat itu, Pyongyang kemudian merilis serangkaian serangan, dengan warganya berdemo, dan KCNA menyebut pamflet itu sebagai "serangan preemptif yang bisa memicu perang".

"Sangat penting untuk memastikan mereka sudah merasakan hasil dari perbuatan mereka," kata Kim adik, merujuk kegagalan Seoul menghentikan propaganda tersebut.

Ini merupakan pernyataan marah kedua yang dilontarkan Korut. Sebelumnya, mereka menyebut Korsel sudah "mengucapkan hal omong kosong".

Hubungan dua Korea merenggang sejak pertemua kedua Kim dan Presiden AS Donald Trump di Hanoi, Vietnam, Februari 2019 lalu kolaps.

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved