2 Pekan Pasca Kematian Goegre Floyd, Kembali Kini Warga Kulit Hitam Tewas Ditembak Polisi

Wali Kota Atlanta, Keisha Lance Bottoms, mengatakan bahwa dirinya menerima pengunduran diri Shields. Shields mengundurkan diri setelah insiden tewasny

Editor: Romi Rinando
Capture Video Washington Post
Unjuk rasa protes kematian George Floyd di depan Gedung Putih, Washington, AS. 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID  — Unjuk rasa memprotes kematian George Floyd di Amerika Serikat terus berlanjut, Sabtu (13/6/2020) malam waktu setempat atau Minggu WIB, dan berbuntut kerusuhan.

Para pengunjuk rasa memblokir jalan utama di Atlanta, Negara Bagian Georgia, AS, dan membakar sebuah restoran cepat saji tempat seorang warga kulit hitam tewas ditembak oleh seorang polisi. Seorang warga kulit hitam lainnya ditemukan tewas tergantung di pohon di California.

Unjuk rasa memprotes kematian Floyd mengguncang sebagian besar wilayah AS selama lebih dari dua pekan.

Unjuk rasa solidaritas terhadap Floyd juga menyebar ke banyak negara, mencuatkan kembali isu-isu seputar perbudakan, kolonialisme, kekerasan orang kulit putih terhadap warga kulit berwarna, serta isu militerisasi kepolisian di Amerika Serikat.

Kemarahan publik di AS bertambah setelah insiden Jumat malam waktu setempat saat seorang warga kulit hitam tewas akibat tertembak polisi kulit putih di sebuah restoran cepat saji di Atlanta. Atas kejadian di Atlanta ini, Kepala Kepolisian Atlanta Erika Shields menyatakan pengunduran dirinya.

Foto Demonstran memadati Portland, Oregon, Amerika Serikat, pada Jumat (29/5/2020) untuk memprotes pembunuhan George Floyd di Minneapolis, Minnesota, pada Senin (25/5/2020).
Foto Demonstran memadati Portland, Oregon, Amerika Serikat, pada Jumat (29/5/2020) untuk memprotes pembunuhan George Floyd di Minneapolis, Minnesota, pada Senin (25/5/2020). ((SIPA USA/JOHN RUDOFF via REUTERS))

 

Pria Bertato Peta Indonesia Ungkap Alasan Rusuh saat Ikut Demo George Floyd di AS

Demo Kematian George Floyd, Donald Trump Dilarikan ke Bunker Saat Massa Kepung Gedung Putih

Penyanyi Halsey Kena Tembak Petugas saat Demo Protes Kematian George Floyd

Wali Kota Atlanta, Keisha Lance Bottoms, mengatakan bahwa dirinya menerima pengunduran diri Shields. Shields mengundurkan diri setelah insiden tewasnya Rayshard Brooks (27) akibat tembakan polisi di restoran Wendy’s, Atlanta, Jumat malam waktu setempat.

Akibat kejadian tersebut, kericuhan meledak pada malam itu di ibu kota Negara Bagian Atlanta tersebut. Televisi-televisi setempat menyiarkan tayangan terbakarnya restoran tempat Brooks tertembak polisi.

Petugas dinas pemadam kebakaran berusaha memadamkan api. Sementara para pengunjuk rasa lainnya berpawai menuju ke jalan raya utama, Interstate-75, dan memblokir lalu lintas.

”Saya tidak yakin bahwa dibenarkan penggunaan kekerasan yang mematikan (dalam insiden itu) dan (saya) telah memerintahkan pencopotan langsung aparat yang terlibat,” kata Bottoms dalam konferensi pers.

Aparat setempat belum merilis nama dua aparat kepolisian—keduanya warga kulit putih—yang terlibat dalam penembakan tersebut.

Insiden tewasnya Brooks terjadi setelah lebih dari dua pekan AS dilanda gelombang unjuk rasa memprotes tewasnya George Floyd (46), warga kulit hitam, yang tewas akibat tekanan dengkul polisi di bagian lehernya di Minneapolis, Negara Bagian Minnesota, 25 Mei lalu.

Diawali perkelahian

Pengacara Brooks mengungkapkan, Brooks—ayah dari seorang putri yang pada Sabtu kemarin berulang tahun—berada di restoran Wendy’s saat polisi mendapatkan laporan untuk datang ke restoran itu.

Menurut Biro Investigasi Georgia (GBI), polisi dipanggil ke restoran tersebut setelah ada laporan Brooks tertidur di jalur drive-thru. Petugas berusaha menangkap Brooks setelah Brooks gagal dalam tes bebas alkohol atau obat-obatan terlarang.

 

Dari video tayangan orang yang berada di lokasi kejadian, Brooks berkelahi dengan dua petugas kepolisian di luar restoran Wendy's. Video menarik, seperti dilansir laporan,

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved