Berita Nasional
Pembunuhan Satu Keluarga di Tangerang, Status Terakhir NC Jadi Perhatian
Mereka adalah ayah, dan dua anaknya yang masih balita, GA (3) dan remaja laki-laki 14 tahun berinisial NC.
TRIBUNLAMPUNG.CO.ID - Pembunuhan satu keluarga di Kabupaten Tangerang beberapa waktu lalu mulai menemui titik terang.
Diketahui peristiwa pembunuhan itu terjadi di Kampung Sukamantri, Desa Gembong, Kecamatan Balaraja, Kabupaten Tangerang, Kamis (11/6/2020) pukul 02.00 WIB.
Dalam insiden tersebut, tiga orang dinyatakan meninggal dunia.
NC ditemukan tewas dalam keadaan terlilit tali tambang dan GA ditemukan dalam keadaan tenggelam di dalam drum air.
Sedangkan ayahnya, R (37) ditemukan tak bernyawa dalam kondisi tergantung.
• Promo Alfamart dan Indomaret Hari Ini Minggu 14 Juni 2020
• Anggota Polisi Palembang Ditemukan Sudah Bersimbah Darah
• Dituding Curi Resep I Am Geprek Bensu, Adik Ruben Onsu Buka Suara
• 2 Pekan Pasca Kematian Goegre Floyd, Kembali Kini Warga Kulit Hitam Tewas Ditembak Polisi
Berdasarkan hasil penyelidikan sementara, diduga sang ayah gantung diri setelah menghabisi nyawa dua anaknya itu.
Sementara itu saat kejadian, sang istri sedang tidak ada di tempat kejadian perkara.
Dilansir dari TribunJakarta, istri R, L diketahui tengah berada di rumah keluarganya saat kejadian itu berlangsung.
Pasalnya, sang istri sempat terlibat cekcok dengan R sebelum kejadian hingga akhirnya meninggalkan rumah.
Hal itu disampaikan langsung oleh Kapolsek Balaraja AKP Teguh Kuslantoro.
Cekcok suami istri itu yang terjadi pada Rabu (10/6/2020) sekira pukul 21.00 WIB itu pun diketahui tetangga.
"L pulang ke rumah orang tua kandungnya yang tidak jauh dari TKP, sementara pelaku kembali masuk ke rumah (TKP) beserta dua anaknya mengunci diri dalam rumah," ujar Teguh seperti dikutip dari TribunJakarta.

Setelah itu, saksi mendengar suara ledakan yang dahsyat dari rumah korban saat kejadian.
"Pukul 01.30 WIB terdengar ledakan dari rumah pelaku yang didengar oleh tetangganya, Nanang, yang kemudian bersama tetangga lainnya menghampiri rumah korban," kata Teguh.
"Di dalam rumah didapati api menyala pada tumpukan limbah plastik, kemudian mereka berusaha memadamkan api. Ditemukan pula diduga pelaku R tergantung di dalam kamar depan," tambah Teguh.