Berita Nasional
Pembunuhan Satu Keluarga di Tangerang, Status Terakhir NC Jadi Perhatian
Mereka adalah ayah, dan dua anaknya yang masih balita, GA (3) dan remaja laki-laki 14 tahun berinisial NC.
Diduga R lebih dulu menghabisi NC kemudian GA.
"Dapat diduga R terlebih dahulu melakukan pembunuhan terhadap anak pertamanya dengan cara melilitkan tali tambang ke leher NC ," terang Teguh kepada TribunJakarta.com.
R diduga langsung membunuh anak bungsungnya, GA dengan cara menenggelamkannya ke dalam drum berisi air hingga kehabisan nafas.
"Setelah meninggal, pelaku melakukan bunuh diri dengan cara gantung diri dengan menggunakan tali tambang," ungkap Teguh.
Hasil autopsi
Dilansir dari Kompas.com, berdasarkan hasil autopsi, R meningal dunia karena bunuh diri.
Saat ditemukan, jenazah R ditemukan tergantung di ruang tengah rumah lokasi kejadian.
Hal itu diungkap langsung Kapolresta Tangerang, Kombes Pol Ade Ary Indradi.
"Korban R diduga meninggal bunuh diri berdasarkan tanda-tanda patah leher, ada keluar sperma, meninggal karena leher terjerat," kata Ade dihubungi melalui sambungan telepon, Jumat (12/6/2020).
Sedangkan anak yang pertama meninggal dijerat oleh seutas tali di bagian leher.
Adapun anak keduanya yang masih balita ditemukan meninggal di dalam drum di kamar mandi. Berdasarkan hasil otopsi paru-parunya dipenuhi cairan.
Dari hasil penyelidikan, kata Ade, kedua anaknya dibunuh oleh R lantaran tidak ada orang lain yang masuk rumah hingga ditemukan oleh empat warga sekitar pada Kamis (11/6/2020) dini hari pukul 01.30 WIB.
"Fakta terhadap kedua anaknya, tidak ada korban lain masuk ke rumah. Saksi masuk ke rumah dengan cara mendobrak pintu sehingga patut diduga ini dilakukan oleh korban R," kata Ade.
Kesaksian ibu mertua
Ibu mertua mengungkapkan ucapan R bernada ancaman terhadap L sebelum kejadian.
