Tribun Bandar Lampung
Pencuri Motor Acungkan Senpi, Motor Dibawa Kabur Meski Dipergoki Korban
Sempat acungkan benda diduga senjata api, komplotan pelaku curanmor berhasil bawa kabur sepeda motor yang terparkir di halaman minimarket.
TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Sempat acungkan benda diduga senjata api, komplotan pelaku curanmor berhasil bawa kabur sepeda motor yang terparkir di halaman minimarket Kedamaian, Kota Bandar Lampung.
Peristiwa ini terjadi di minimarket Jalan Hayam Wuruk Kedamaian, Jumat (12/6/2020) sekira pukul 14.00 WIB.
Informasi yang dihimpun, peristiwa pencurian ini bermula saat korban memarkirkan motor Honda Beat untuk berbelanja di minimarket.
Selang beberapa menit, datang dua pelaku pencurian dan langsung menghampiri kendaraan korban di depan mesin anjungan tunai mandiri (ATM).
Korban pun memergoki jika kendaraannya hendak dibawa pencuri, namun belum sempat menghampiri, pelaku mengeluarkan benda yang diduga senjata api (Senpi).
• Komplotan Pelaku Curanmor Todongkan Senjata Api saat Petik Motor di Bandar Lampung
• Viral Video Pencuri Motor di MBK Tertangkap Basah hingga Digebuki
• Menikah Sudah Bisa di Gedung, Tamu Maksimal 30 Orang, Kepala KUA Bisa Tolak Pencatatan Akad
Security minimarket Jumadi mengakui adanya peristiwa pencurian sepeda motor milik salah satu costumer minimarket beberapa hari lalu.
"Benar, cuman kejadian lebih jelasnya saya kurang tahu, karena pada saat kejadian saya nggak jaga," ungkap Jumadi, Minggu (14/6/2020).
Kata Jumadi, kejadian pencurian ini berlangsung sekira pukul 14.00 WIB.
"Pelakunya ada dua orang, satu yang mengambil motor dan satu pelaku lagi menunggu di atas motor," terangnya.
Jumadi menambahkan, aksi pencurian tersebut sudah dilaporkan ke pihak berwajib.
"Polisi juga sudah datang ke sini untuk mengecek lokasi," tutupnya.
Kapolsek Tanjungkarang Timur AKP Doni Ariyanto mengatakan, pihaknya telah menerima laporan atas pencurian tersebut.
"Sudah kami cek TKP, sekarang masih lidik," tuturnya.
Doni mengatakan dari rekaman CCTV pelaku berjumlah dua orang.
"Pelaku masih kami identifikasi karena pakai masker dan helm, masih kami buru," sebutnya.
Doni menyebut, aksi pencurian berlangsung cukup lama sekira 5 menit.
"Jadi sempat beberapa kali karena dipergoki si pemilik. Dan sempat mengacungkan benda yang menyerupai senjata api, dan korban takut," sebutnya.
Doni menambahkan pihaknya masih menyelidiki juga benda yang digunakan pelaku merupakan senjata api atau bukan.
"Belum kami ketahui senjata api benar atau bukan, yang jelas korban panik, jadi korban keluar pelaku mengeluarkan benda menyerupai senpi itu," tandasnya.
Satu Pelaku Ditangkap Massa
Kedapatan mencuri di area Mall Boemi Kedaton (MBK), pelaku curanmor asal Jabung jadi bulan- bulanan warga, Sabtu (13/6) sekitar pukul 17.45 WIB.
Peristiwa ini pun diabadikan dalam sebuah video berdurasi 45 detik dan viral di sosial media.
Adapun pelaku yang diamankan yakni Bastari Efendi (26) warga Negara Saka Kecamatan Jabung, Kabupaten Lampung Timur.
Informasi yang dihimpun, aksi pencurian ini berawal saat pemilik kendaraan Honda Beat Street warna hitam BE 4561 RN datang ke MBK untuk kerja sip siang.
Korban memarkirkan sepeda motornya di depan pos security, namun tidak dimasukan ke dalam area parkir resmi mal.
Sekitar pukul 17.45 WIB, teman korban melihat melalui layar CCTV bahwa kendaraan milik korban hendak dibawa oleh orang tak dikenal.
Saksi langsung memberitahu korban dan mendatangi ke parkiran tempat motor korban.
Pelaku yang terpergok langsung berusaha melarikan diri, namun tak bisa mengelak saat warga sudah berkumpul.
Beruntung Team Opsnal Polsek Kedaton yang tengah melaksankan hunting sore ikut mengamankan pelaku dari amuk massa.
Saat dikonfirmasi, Kapolsek Kedaton, Kompol Daud, membenarkan peristiwa ini. "Benar, pelaku sudah kami amankan," ungkap Daud, Minggu (14/6/2020).
Kata Daud, saat ini pelaku masih dimintai keterangan guna pengembangan.
Kendati demikan, menurutnya, pelaku tersebut sudah pernah beraksi di dua TKP curanmor lainnya seperti di wilayah hukum Polsek Telukbetung Utara dan Polsek Telukbetung Selatan.
"Saat ini masih kami kembangkan lagi," tuturnya.
Daud menambahkan, pihaknya masih memburu rekan pelaku yang telah diamankan. "Kami masih kejar rekannya, lagi lidik," tandasnya.(Tribunlampung.co.id/Hanif Mustafa)