Tribun Bandar Lampung
Cerita dari Rumah Singgah Bagi Pasien Tak Mampu di Lampung, Pasien Bisa Menginap hingga Makan Gratis
Rumah singgah ini menyediakan tempat menginap bagi warga-warga tidak mampu yang ingin berobat.
Penulis: Jelita Dini Kinanti | Editor: Reny Fitriani
Berbagai pengalaman menyentuh hati sering dialami relawan Rumah Singgah Peduli Indonesia Cabang Lampung.
Contohnya, pernah mendampingi seorang ibu terkena kanker serviks berobat ke Jakarta selama satu tahun
Sampai di Bandar Lampung, ibu itu harus mendapat kabar buruk anaknya ditahan polisi karena suatu kasus.
Akhirnya ibu itu tinggal selama 6 bulan di Rumah Singgah Peduli Indonesia Cabang Lampung.
Biaya hidup ibu itu beserta cucu dan menantunya ditanggung.
Kemudian anaknya yang di tahan polisi dibantu keluar, dan akhirnya menjemput ibunya pulang ke Belitang.
Tanggal 15 Juni 2020, dikabar kalau ibu itu sudah meninggal dunia.
Sementara itu relawan Rumah Singgah Sedekah Rombongan Lampung Safri Yulian mengatakan, Rumah Singgah Sedekah Rombongan Lampung berdiri tahun 2017.
Ini merupakan rumah singgah bagi pasien dari luar Bandar Lampung yang ingin berobat di rumah sakit yang ada di Bandar Lampung namun tidak memiliki tempat tinggal.
Untuk bisa tinggal disini syaratnya pasien harus berasal dari keluarga tidak mampu, dan sakit yang dideritanya adalah sakit yang tidak menular.
Syarat lain, pasien harus didampingi oleh maksimal dua anggota keluarga.
Pasien dan anggota keluarga bisa menempati kamar-kamar yang disediakan disini untuk tidur dan beristirahat.
Menurut Safri ada enam kamar.
Masing-masing kamar ada dua tempat tidur.
Selain bisa tidur, di rumah singgah tersebut juga disediakan sembako yang bisa dimasak untuk makan tiga kali pasien dan keluarganya.